News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Menang Meski Tampil Habis-habisan di F1 GP Qatar 2025, Oscar Piastri Singgung Blunder McLaren di Awal Balapan

Oscar Piastri tak bisa menyembunyikan kekecewaan nya usai gagal mengamankan kemenangan di F1 GP Qatar 2025.
Selasa, 2 Desember 2025 - 16:12 WIB
Driver McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Facebook/McLaren

 

tvOnenews.com - Oscar Piastri tak bisa menyembunyikan kekecewaan nya usai gagal mengamankan kemenangan di F1 GP Qatar 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Australia itu secara halus menyinggung keputusan McLaren yang memilih tidak melakukan pit stop saat Safety Car turun pada lap ketujuh, padahal hampir seluruh pembalap langsung masuk pit.

Keputusan itu memberi keuntungan besar bagi Max Verstappen. Pembalap Red Bull tersebut mampu memanfaatkan situasi dan akhirnya mempertahankan posisi hingga garis finis, sementara Piastri yang sempat memimpin justru kehilangan ritme balapan.

Driver McLaren, Oscar Piastri
Driver McLaren, Oscar Piastri
Sumber :
  • Facebook/McLaren

Piastri menegaskan bahwa McLaren sebenarnya memiliki kecepatan cukup kuat untuk menyelesaikan balapan dengan hasil satu-dua.

Namun, strategi yang tidak sinkron membuat peluang itu menghilang begitu saja.

Kegagalan meraih kemenangan ini membuat persaingan gelar semakin ketat menjelang seri penutup di Abu Dhabi.

Lando Norris kini memimpin klasemen dengan selisih 12 poin dari Verstappen, sedangkan Piastri tertinggal 16 poin di posisi ketiga.

“Spechless, Saya tidak bisa berkata-kata.” ujar Piastri.

Usai balapan di F1 GP Qatar 2025, Oscar Piastri kembali menegaskan rasa frustrasinya. Ia menyebut sudah memberikan kemampuan maksimalnya.

“Jelas kami tidak melakukannya dengan benar malam ini.” ungkap Piastri.

“Saya membalap sebaik mungkin dan secepat yang saya bisa. Tidak ada yang tersisa di luar sana.” lanjutnya.

Meski begitu, ia tetap mencoba melihat sisi positif dari balapan penuh drama di Qatar. 

“Saya pikir kalau dipikir-pikir lagi, sudah cukup jelas apa yang akan kami lakukan, tetapi saya yakin kami akan membahasnya sebagai tim.” terang Piastri.

Meski Piastri mengakui kecewa, tetapi tetap mengapresiasi performa keseluruhan McLaren. 

“Tidak semuanya buruk. Akhir pekan ini sangat bagus dan kecepatannya sangat kuat,” lanjutnya.

Namun, ia mengakui rasa pahit setelah kehilangan peluang emas untuk bisa memenangkan F1 GP Qatar 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jelas agak sulit untuk menerimanya saat ini.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT