News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Soal Balapan di Mandalika, Rider Yamaha Ini Tegas Sebut Dirinya Tidak Lupa Cara Berkendara

Rider yang memperkuat tim Pabrikan Yamaha, Alex Rins, melakukan evaluasi terkait performanya sepanjang MotoGP 2025.
Jumat, 5 Desember 2025 - 16:33 WIB
Rider Yamaha, Alex Rins
Sumber :
  • Facebook/Monster Energy Yamaha MotoGP

 

tvOnenews.com - Rider tim Pabrikan Yamaha, Alex Rins, melakukan evaluasi terkait performanya sepanjang MotoGP 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski jumlah poin yang ia kumpulkan meningkat signifikan dibanding musim sebelumnya, pembalap asal Spanyol itu mengakui tahun ini tetap terasa berat.

Rins menutup musim di posisi 19 klasemen, turun satu peringkat dibanding tahun lalu. 

Rider Yamaha, Alex Rins
Rider Yamaha, Alex Rins
Sumber :
  • Facebook/Monster Energy Yamaha MotoGP

Melansir dari laman Crash, hasil terbaiknya pun baru naik satu posisi, dari finis kedelapan menjadi ketujuh. 

Namun, ia menegaskan bahwa kondisi sulit itu bukan karena ia kehilangan kemampuan.

“Yang pasti, ini adalah tahun yang sulit, karena motornya tidak berkinerja sangat baik,” ujar Rins.

Ia menambahkan, ketika hasil tak sesuai harapan, tekanan mental otomatis meningkat. 

“Lalu, sebagai pembalap, ketika Anda tidak meraih hasil yang baik, itu menjadi lebih sulit, dan musim terasa lebih panjang. Itu wajar.” lanjutnya,

Rins menyebut dukungan tim sebagai penyelamat di masa-masa sulitnya.

“Tapi saya senang karena tim saya sangat baik dan bahkan di saat-saat tersulit, mereka mampu mendukung saya semaksimal mungkin.” terang Rins.

Meski finis ketujuh di Australia menjadi pencapaian terbaiknya secara hasil, Mandalika justru jadi pekan yang membuatnya merasa kembali utuh sebagai rider.

Ia tampil kompetitif sejak sesi latihan hingga kualifikasi dan sempat berada di barisan depan sebelum masalah ban memaksanya finis ke-10.

“Ketika Anda memiliki feeling yang tepat dengan motor, Anda bisa memberikan 100%. Dan di Mandalika, saya mendapatkannya,” kenang Rins.

“Setup saya bagus, motornya berkinerja lumayan untuk trek itu dan saya belum lupa cara mengendarai motor!” tegasnya.

Namun, musim ini menunjukkan kelemahan terbesar Yamaha yakni kualifikasi.

Rins terlalu sering start dari barisan belakang, membuat peluangnya bersaing semakin kecil.

Sementara Fabio Quartararo mengoleksi lima pole, Rins justru berada di peringkat 17 Best Qualifier Award.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oliveira, Miller, dan saya hampir sama dalam satu lap tercepat. Fabio satu-satunya yang bisa meraih pole position, katakanlah,” ujarnya.

“Dia punya banyak pengalaman dengan motor ini. Motor ini sangat cocok untuknya. Ini tahun ketujuhnya bersama Yamaha.” tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Ratusan kasus campak tercatat ditemukan di Subang, Jawa Barat terhitung sejak tahun 2025 hingga Maret 2026 berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Usai kasus pengejaran polisi lalu lintas yang berakibat tewasnya seorang pengendara setelah menabrak tiang listrik, kini Polres Pacitan kembali jadi sorotan.
DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

Komitmen investasi Jepang ke Indonesia yang mencapai 22,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp384 triliun disebut bukan basa-basi diplomasi atau formalitas kunjungan Presiden saja.
Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi blak-blakan menanggapi soal kebijakan WFH bagi ASN, jelaskan secara detail dampaknya bagi Jawa Barat.
Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Warga mendesak agar Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusut tentang insiden pengeroyokan pemilik hajat oleh sekelompok preman di Purwakarta. Seperti apa?
Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo terpuruk di peringkat ke-17 di klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengoleksi enam poin

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT