GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Lando Norris Terhindar dari Hukuman Penalti Usai Lakukan Manuver Berbahaya di F1 GP Abu Dhabi 2025

Lando Norris sempat terlibat duel dengan Yuki Tsunoda di F1 GP Abu Dhabi 2025.
Senin, 8 Desember 2025 - 14:29 WIB
Lando Norris juara F1 2025 usai finis tiga besar di Abu Dhabi
Sumber :
  • Reuters/Amr Alfiky

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap McLaren F1 Team, Lando Norris lolos dari penalti meski melakukan aksi menyalip Yuki Tsunoda di luar lintasan pada Formula 1 Grand Prix Abu Dhabi 2025.

Norris meraih gelar juara dunia F1 pertamanya setelah finis di posisi ketiga. Meskipun Max Verstappen memenangi balapan, hasil tersebut cukup bagi Norris untuk mengamankan gelar dengan keunggulan dua poin di klasemen akhir musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Arab Saudi 2025
Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Arab Saudi 2025
Sumber :
  • Reuters/Amr Alfiky

Salah satu momen paling krusial sekaligus kontroversial terjadi pada lap ke-23 ketika Norris berhasil melewati Tsunoda. 

Saat itu, Tsunoda mendapat instruksi dari Red Bull untuk memperlambat Norris demi membantu peluang gelar Verstappen yang semakin menipis.

Tsunoda kemudian melakukan manuver bertahan yang agresif. Ia beberapa kali mengubah arah kendaraan di trek lurus belakang, membuat Norris kesulitan mencari celah. 

Saat mencoba menyalip dari sisi dalam, Norris terdorong keluar jalur dan seluruh ban mobilnya melewati batas putih lintasan.

Kedua pembalap dipanggil steward untuk investigasi. Namun, Norris dinyatakan tidak bersalah karena Tsunoda dianggap melakukan aksi bertahan yang tidak sesuai aturan.

Dalam laporan resmi steward disebutkan bahwa Tsunoda melakukan “multiple moves” atau lebih dari satu perpindahan arah dalam upaya mempertahankan posisi, tindakan yang dilarang dalam aturan F1.

“Pengemudi mobil nomor 4 (Norris) melakukan overtake terhadap mobil nomor 22 (Tsunoda) di luar trek. Namun hal tersebut terjadi karena mobil 22 melakukan beberapa perubahan arah dalam bertahan,” tulis steward.

Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri perebutkan gelar juara dunia di F1 GP Abu Dhabi 2025
Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri perebutkan gelar juara dunia di F1 GP Abu Dhabi 2025
Sumber :
  • Reuters/Jakub Porzycki

“Jika mobil 22 tidak melakukan manuver tersebut, mobil 4 dapat menyalip tanpa harus keluar lintasan. Norris keluar lintasan untuk menghindari benturan.”

Steward juga menegaskan bahwa dalam pedoman standar balap, pembalap yang dipaksa keluar lintasan tidak dianggap melanggar batas trek.

“Meski secara teknis penyalipan terjadi di luar lintasan, berdasarkan pertimbangan tersebut, tidak ada tindakan lanjutan yang diambil.”

Sementara Norris dibebaskan dari hukuman, Tsunoda justru dinyatakan melakukan pelanggaran karena mengubah arah lebih dari satu kali dalam mempertahankan posisi. 

Ia menerima penalti lima detik dan satu poin pelanggaran pada lisensinya. Total poin pelanggarannya kini menjadi delapan dalam periode 12 bulan.

Dalam balapan terakhirnya bersama Red Bull, Tsunoda finis di posisi ke-14. Ia mengaku terkejut menerima penalti tersebut.

Namun, CEO McLaren, Zak Brown, menilai keputusan steward sudah tepat.

“Menurut saya itu keputusan yang jelas. Manuver itu berbahaya dan tidak perlu,” kata Brown di lansir dari laman Crash.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini olahraga tim, jadi tidak heran mobil kedua mencoba membantu rekan setimnya. Tapi ada batasnya. Pada akhirnya, itu kesalahan Yuki karena sudah melewati batas. Itu manuver yang membahayakan, tetapi pada akhirnya semua baik-baik saja," tukasnya.

(aes)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adam Alis Jadi Kapten, Bojan Hodak Rombak Daftar Susunan Pemain Persib untuk Tantang Borneo FC

Adam Alis Jadi Kapten, Bojan Hodak Rombak Daftar Susunan Pemain Persib untuk Tantang Borneo FC

Persib Bandung menutup Bulan Ramadan dengan melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) pukul 20.30 WIB nanti.
Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Mulai 17-18 Maret 2026

Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Mulai 17-18 Maret 2026

Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan diprediksi akan terjadi 17-18 Maret 2026.
Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota

Berangkatkan Lebih dari 5.000 Pemudik, Pertamina Kerahkan 153 Bus ke 23 Kota

PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberangkatkan ribuan warga melalui program "Mudik Aman Berbagi Harapan" tahun 2026. 
Striker Everton Klaim Jadi Korban Serangan Suporter di Tribun dalam Laga Vs Arsenal

Striker Everton Klaim Jadi Korban Serangan Suporter di Tribun dalam Laga Vs Arsenal

Insiden serangan oleh suporter ini terjadi dalam laga tandang Everton melawan Arsenal di Stadion Emirates, London, Sabtu (14/3/2026) waktu setempat. 
Polda Metro Jaya Jadikan Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Sebagai Prioritas

Polda Metro Jaya Jadikan Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Sebagai Prioritas

Polda Metro Jaya menjadikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus sebagai prioritas penyelidikan dengan pengungkapan berdasarkan data
Jumlah Penumpang Whoosh Diprediksi Bakal Meningkat pada Lebaran 2026

Jumlah Penumpang Whoosh Diprediksi Bakal Meningkat pada Lebaran 2026

Jumlah penumpang kereta cepat Whoosh pada Lebaran 2026 diprediksi mengalami peningkatan sekitar 4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, Pemain Timnas Indonesia itu Cetak Sejarah Membanggakan di Bundesliga

Media Jerman menyoroti Kevin Diks yang mencetak sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten di Bundesliga.
KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

KPK Duga Ada Kepala Daerah Lain yang Modus Bagi-bagi THR ke Polisi, Jaksa, TNI hingga Hakim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kepala daerah lain yang melakukan modus yang sama seperti yang dilakukan  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Liga Belanda Keturunan Depok yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, striker VVV-Venlo keturunan Depok yang santer disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Intip profil, karier, dan statistiknya.
Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Termasuk? Berikut Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026

John Herdman akan memangkas 18 pemain dari 41 nama skuad sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Apakah Elkan Baggott ikut dicoret? Ini prediksinya.
Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Peras Anak Buahnya Demi THR, Bupati Cilacap Terjunkan Satpol PP Jika Telat Bayar

Demi lancarkan aksi pemerasan ke satuan kerja daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Bupati Cilacap turunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menagih.
Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Setelah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen Kirim Pesan Bahagia untuk John Herdman Jelang Timnas Indonesia Berlaga

Tak hanya Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen juga sukses berikan pesan bahagia untuk Johnn Herdman. Keduanya sama-sama dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Sederhana Tapi Patrick Kluivert Tak Bisa, Bung Ropan Sebut Hanya John Herdman yang Mau Lakukan Hal Ini untuk Timnas Indonesia

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen besar untuk Timnas Indonesia. Hal sederhana ini disebut tak bisa dilakukan pelatih sebelumnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT