Dibalik Dominasi Marc Marquez Musim Lalu, Bos Ducati Ungkap Momen Tersulit yang Terjadi di MotoGP 2025
- Ducati Corse
tvOnenews.com - Musim MotoGP 2025 menjadi salah satu periode paling dominan bagi Ducati dan Marc Marquez di era modern kejuaraan dunia.
Ducati menutup musim dengan catatan impresif setelah meraih 17 kemenangan dari 22 grand prix dan menyapu bersih tiga gelar juara dunia.
Kontribusi terbesar datang dari Marc Marquez yang memenangi 11 balapan utama serta 14 Sprint Race bersama Desmosedici.
- Instagram/Ducaticorse
Gelar tersebut menjadi mahkota MotoGP ketujuh bagi Marquez, diraih saat kompetisi masih menyisakan lima seri.
Namun, di balik performa gemilang itu, ada momen emosional yang tak mudah dilupakan oleh manajemen Ducati.
Bos tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, menilai cemoohan yang diterima Marquez di Mugello sebagai momen paling menyakitkan musim lalu.
“Itu adalah momen yang sangat sulit bagi saya karena ketika saya melihat tribun di Mugello, di mana lebih dari 50% mengenakan kaos merah,” katanya.
“Seorang pembalap sekaliber Marc, yang mengendarai Ducati di Mugello, dan telah menang, seharusnya tidak dicemooh.” lanjutnya.
- Ducati Corse
Cemoohan itu kembali mengingatkan konflik lama Marquez dengan Valentino Rossi pada musim 2015.
“Aku benar-benar lelah dengan kenangan tahun 2015 itu,” ucap Tardozzi.
“Cukup sudah, kamu bukan penggemar motor sejati jika terus memikirkan hal itu.” lanjutnya.
Menurutnya, rasa hormat kepada pemenang adalah nilai utama dalam olahraga balap motor.
“Pertama, karena Anda harus menghormati pemenangnya,” ujarnya.
“Kesalahan dibagi 50/50; Marc melakukan kesalahan, dan Valentino Rossi juga melakukan kesalahan, jadi sudahlah.” pungkas Tardozzi.
Bagi Tardozzi, insiden Mugello menjadi pengingat bahwa dominasi di lintasan belum tentu selalu disertai penerimaan penuh dari publik.
(akg)
Load more