News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gacor di Tes Pramusim, Alex Marquez Tak Terbebani Status Favorit Juara MotoGP 2026

Status runner up musim lalu membuat Alex Marquez otomatis masuk dalam daftar unggulan juara MotoGP 2026. 
Selasa, 24 Februari 2026 - 17:47 WIB
Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez di tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Instagram/Alex Marquez

Jakarta, tvOnenews.com - Status runner up musim lalu membuat Alex Marquez otomatis masuk dalam daftar unggulan juara MotoGP 2026. 

Namun, alih-alih merasa tertekan, pembalap BK8 Gresini Racing itu justru mengaku jauh lebih tenang dan matang dalam menghadapi musim baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez di tes pramusim MotoGP 2026
Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez di tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Instagram/Alex Marquez

Performa impresifnya pada 2025 memang mengejutkan banyak pihak. Mengendarai Ducati Desmosedici spesifikasi lama, Alex mampu menjadi penantang serius dalam perebutan gelar dan bersaing ketat di papan atas. 
Dari yang sebelumnya hanya berkutat di posisi 10 besar klasemen, ia melonjak drastis hingga bertarung memperebutkan titel.

Memasuki pramusim 2026, sinyal positif kembali ia tunjukkan. Di Tes Sepang, Malaysia, Alex tampil sebagai yang tercepat. 

Sementara pada Tes Buriram, Thailand, ia menutup sesi dengan posisi kelima yang cukup untuk menegaskan bahwa performanya bukan kebetulan semata.

Meski para rival mulai menyebut namanya sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini, Alex menegaskan dirinya tidak merasa terbebani secara mental.

“Tidak, saya merasa lebih percaya diri. Saya tahu saya akan berada dalam situasi yang sudah pernah saya alami, sedangkan tahun lalu semuanya baru bagi saya,” ujarnya Alex Marquez dilansir dari laman GPOne.

Alex Marquez mengakui musim lalu menjadi titik balik dalam kariernya. 

Pembalap asal Spanyol berusia 29 tahun itu belajar banyak tentang bagaimana menghadapi tekanan persaingan gelar, sesuatu yang belum pernah benar-benar ia alami sebelumnya di kelas MotoGP.

“Saya beralih dari peringkat kedelapan pada akhir musim dan lalu ikut memperebutkan gelar. Saat itu, saya tak punya pengalaman menangani situasi seperti itu, bahkan sampai di titik tertentu, saya harus menanggung akibatnya,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, dengan bekal pengalaman tersebut, Alex merasa lebih siap menghadapi tekanan panjang satu musim penuh. Meski begitu, ia tetap realistis bahwa persaingan MotoGP tidak pernah mudah.

“Sekarang, saya merasa lebih siap, tetapi tidak ada cara untuk mengetahui apakah itu akan cukup. Musim ini panjang, dan semua detailnya harus dikendalikan dengan baik,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT