Legenda MotoGP Ini Terang-terangan Menyebut MotoGP Era Modern Sudah Tidak Semenarik Dulu, Ternyata Karena.....
- Reuters
tvOnenews.com - Baru-baru ini, salah satu legenda MotoGP yakni Marco Melandri melontarkan kritik tajam terhadap MotoGP era modern.
Marco Melandri dikenal sebagai pemenang lima balapan MotoGP selama kariernya di kelas utama.
Ia berkompetisi di MotoGP pada periode 2003 hingga 2010 bersama Yamaha, Honda, Ducati, dan Kawasaki.
Setelah itu, Melandri beralih ke WorldSBK pada 2011 dan sempat kembali ke MotoGP pada 2015 bersama Aprilia.
- Kolase Instagram @marcomelandri33
Namun comeback tersebut berjalan singkat dan tidak sesuai keinginannya, karena hanya bertahan delapan seri sebelum digantikan.
Beberapa waktu lalu, Marco Melandri melontarkan pernyataan pedas terkait kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi itu.
Ia dengan tegas menyebut MotoGP era modern tak lagi menghadirkan sensasi seperti masa lalu.
Mantan juara dunia 250cc itu mengaku balapan MotoGP saat ini tidak mampu membangkitkan antusiasmenya sebagai mantan pembalap.
Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Melandri menyampaikan pandangan kritisnya terhadap MotoGP modern.
“Bukannya saya benar-benar suka membuat perbandingan,” katanya.
“Sejujurnya, saya sama sekali tidak menyukainya. Memang benar bahwa balapan saat ini tidak terlalu membuat saya bersemangat.” tambahnya.
- Reuters
Ia menyoroti minimnya duel ketat akibat perkembangan aerodinamika dan perangkat pengatur ketinggian motor.
“Dan jelas bukan suatu kebetulan bahwa di media sosial, di YouTube, mereka sering menampilkan balapan tahun 2006. Karena ada tiga atau empat dari kami dalam waktu satu detik.” terang Melandri
“Itu tidak mungkin sekarang, karena dengan kecepatan yang mereka miliki, mereka bahkan tidak mampu untuk menjauh satu meter pun.” sambungnya.
MotoGP sendiri bersiap memasuki era baru pada 2027 dengan mesin 850cc dan pembatasan aerodinamika.
Perubahan regulasi tersebut diharapkan mampu mengembalikan daya tarik balapan dan meningkatkan keselamatan.
Namun, regulasi baru itu juga menuai kritik karena dinilai belum cukup ketat oleh beberapa legenda.
(akg)
Load more