Jorge Martin Tanggapi Aturan Baru Restart Motor di MotoGP 2026: Akan Sulit saat Balapan Hujan
- MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, buka suara soal regulasi restart motor di MotoGP 2026.
Seperti diketahui, Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) resmi memperkenalkan aturan baru terkait insiden kecelakaan untuk musim MotoGP 2026.

- Instagram/Aprilia
Regulasi tersebut berbunyi bahwa mulai musim 2026, pembalap MotoGP dan Superbike tidak lagi diperbolehkan menyalakan kembali motor mereka di sisi lintasan atau area run-off setelah mengalami kecelakaan apabila mesin motor mati.
Setelah terjatuh atau mengalami masalah teknis, motor wajib dipindahkan ke belakang pembatas lintasan menuju jalur servis.
Di area tersebut, motor baru boleh dihidupkan kembali, sebelum pembalap diizinkan kembali ke trek.
Aturan ini diberlakukan dengan tujuan meningkatkan keselamatan, terutama untuk menghindari keberadaan pembalap dan marshal di area berbahaya.
Namun, regulasi anyar ini diperkirakan akan memicu perdebatan dan menimbulkan sejumlah situasi kontroversial di masa mendatang.
Jorge Martin menanggapi perubahan tersebut dengan cukup santai, meski mengakui ada potensi situasi kontroversial.
Dia menilai perubahan tersebut secara umum dapat diterima, meskipun ia menyadari aturan ini bisa menjadi kendala dalam kondisi tertentu.

- Aprilia Racing
"Saya pikir ini cukup normal. Begitu motor berhenti, biasanya memang tidak masuk akal untuk melanjutkan sesi," ujar juara dunia MotoGP 2024 tersebut.
"Saya memang ingat pada 2024, saya sempat terjatuh di sprint dan tetap finis di posisi 10. Jika motor masih bisa digunakan, Anda tetap bisa meraih poin," katanya lagi.
"Namun ini bisa menjadi masalah dalam balapan basah. Terkadang di kondisi hujan, Anda bisa jatuh dua kali dan masih finis di posisi 12 karena banyak pembalap lain juga terjatuh. Secara umum, saya pikir aturan ini bagus untuk keselamatan," lanjut Jorge Martin.
Aturan tersebut juga berlaku pada sesi kualifikasi. Menurut Martin, dampaknya tidak akan terlalu besar.
"Jika Anda jatuh di kualifikasi, biasanya Anda akan mengganti motor. Jadi saya rasa tidak banyak yang berubah dengan aturan baru ini. Jika Anda jatuh, biasanya motor itu sudah tidak bisa dipakai lagi," tutup rekan satu tim Marco Bezzecchi itu.
(aes)
Load more