News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Max Verstappen Ungkap Penyebab Red Bull Sulit Bersaing di F1 GP Australia 2026

Max Verstappen hanya mampu finis di posisi keenam saat tampil di balapan pembuka F1 GP Australia 2026 akhir pekan kemarin.
Senin, 9 Maret 2026 - 13:21 WIB
Max Verstappen tertinggal hampir satu menit dari George Russell di F1 GP Australia 2026
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Red Bull Max Verstappen menilai ketertinggalan timnya dari para pesaing utama di Formula 1, yakni Mercedes dan Ferrari, bukanlah sesuatu yang mengejutkan pada awal musim 2026.

Verstappen harus memulai balapan pembuka musim di Australian Grand Prix dari barisan belakang setelah gagal mencatatkan waktu pada sesi kualifikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Max Verstappen di sesi free practice F1 GP Australia 2026
Max Verstappen di sesi free practice F1 GP Australia 2026
Sumber :
  • Reuters

Namun, ia mampu bangkit dan finis di posisi keenam pada balapan yang berlangsung di Albert Park Circuit, Melbourne.

Pembalap asal Belanda itu menyentuh garis finis dengan selisih lebih dari 54 detik dari pemenang lomba, George Russell. 

Sementara itu, rekan setimnya Isack Hadjar tampil impresif dengan memulai balapan dari posisi ketiga, meskipun masih tertinggal hampir delapan persepuluh detik dari catatan waktu tercepat.

Pada musim lalu, Red Bull sempat mengalami awal yang sulit sebelum akhirnya mampu bangkit lewat pengembangan mobil yang kuat, sehingga Verstappen kembali terlibat dalam perebutan gelar juara dunia.

Ketika ditanya apakah pola kebangkitan serupa dapat terjadi musim ini, Verstappen menilai mobil Red Bull masih memiliki potensi untuk berkembang.

“Kami tentu memiliki potensi pada mobil ini. Dari sisi mesin kami juga tidak terlalu buruk. Saat ini saya pikir kekurangan kecepatan kami sekitar setengah dari mobil dan setengah dari mesin, yang sebenarnya tidak terlalu buruk. Hal-hal seperti itu masih bisa diatasi. Jadi ini bukan sesuatu yang mengejutkan,” ujar Verstappen.

Meski demikian, Verstappen mengaku masih memiliki pandangan kritis terhadap regulasi baru Formula 1 musim ini. 

Namun ia tetap mengapresiasi kerja keras tim dan pihak pengembang mesin.

“Saya memang cukup negatif terhadap aturan ini, tetapi saya sangat bangga dengan tim dan juga dengan pihak pengembang mesin. Mereka benar-benar melakukan pekerjaan yang luar biasa,” katanya.

“Dari sisi itu saya sangat senang bisa bekerja dengan mereka. Hanya saja, saya berharap bisa lebih menikmati pengalaman mengemudi mobil ini.”

Verstappen juga menilai Red Bull masih mampu bersaing dengan tim lain jika mampu melakukan sedikit peningkatan performa dalam beberapa balapan ke depan.

“Mereka sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk membawa kami berada di posisi sekarang, bahkan bisa bersaing dengan McLaren yang menggunakan mesin Mercedes,” ujarnya.

“Jika kami bisa sedikit meningkatkan performa, kami mungkin bisa bertarung lebih dekat di barisan depan, dan tiba-tiba situasinya akan terlihat jauh lebih baik.”

“Regulasinya memang tetap sama, tetapi segalanya terasa lebih baik jika kami lebih kompetitif. Saya berharap dalam beberapa balapan ke depan kami bisa membuat langkah maju.”

Verstappen juga menjadi salah satu pembalap yang menyuarakan kekhawatiran terhadap balapan yang ia sebut terasa “kacau” dengan regulasi baru tersebut. Ia merasakan langsung situasi itu ketika harus berjuang dari posisi belakang untuk kembali ke zona poin.

Sepanjang akhir pekan balapan di Melbourne, Ferrari sebenarnya tampil cukup kuat sejak sesi tes pramusim. 

Namun tim asal Italia itu belum mampu menandingi kecepatan Mercedes pada sesi kualifikasi, bahkan Hadjar berhasil mengungguli kedua mobil Ferrari.

Meski begitu, Ferrari mampu menunjukkan performa yang lebih baik saat balapan berlangsung.

“Saya sedikit terkejut pada kualifikasi kemarin,” kata Verstappen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir mereka masih memiliki sedikit performa tambahan, tetapi sepertinya tidak berjalan sesuai rencana. Namun saat balapan mereka sebenarnya tidak terlalu buruk," tukasnya.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil lolos ke babak kedua Hylo Open 2026. Meski demikian, pasangan baru tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan di babak pertama.
Ternyata Ini Pekerjaan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Ternyata Ini Pekerjaan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur masih didalami. Polisi pun mengungkap sejumlah fakta, seperti pekerjaan tersangka DBM.
Tembus 37 Juta Views, Ini Sinopsis KHW Part 400 'Pulang' dari Nadia Omara yang Viral di Media Sosial

Tembus 37 Juta Views, Ini Sinopsis KHW Part 400 'Pulang' dari Nadia Omara yang Viral di Media Sosial

Konten horor terbaru Nadia Omara tengah viral dan mencuri perhatian publik. Episode spesial Kisah Horor Wawak (KHW) Part 400 bertajuk 'PULANG' curi perhatian.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Justin Hubner Bersinar Lagi, Ole Romeny Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Justin Hubner Bersinar Lagi, Ole Romeny Menghilang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali berlaga semalam. Salah satu di antaranya adalah Fortuna Sittard yang diperkuat Justin Hubner dan Ole Romeny.
Jadwal Hylo Open 2026, Kamis 29 Oktober: Ada Perang Saudara Amri/Nita Vs Dejan/Felisha, 7 Wakil Indonesia Main

Jadwal Hylo Open 2026, Kamis 29 Oktober: Ada Perang Saudara Amri/Nita Vs Dejan/Felisha, 7 Wakil Indonesia Main

Jadwal Hylo Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi di babak kedua. Salah satunya perang saudara antara Amri/Nita melawan Dejan/Felisha.
Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun

Polisi Ungkap Hasil Psikologis Tersangka Pembunuhan di Madiun

Dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, seorang tersangka berinisial DBM (40) dijerat dengan satu pasal.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT