Jorge Lorenzo Sebut Ada Perpindahan Pembalap Besar di MotoGP 2027: Pasti, 100 Persen!
- Facebook/MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan juara dunia tiga kali Jorge Lorenzo meyakini rumor mengenai perpindahan pembalap besar pada musim MotoGP 2027 akan benar-benar terjadi.
Meski belum ada pengumuman resmi, Lorenzo percaya bahwa Pedro Acosta akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati Lenovo Team, sementara Francesco Bagnaia diperkirakan akan pindah ke Aprilia Racing.
- ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Lorenzo juga sama yakinnya soal masa depan Bagnaia.
“100 persen!” ujar Lorenzo dilansi dari laman Crash.net.
Selama kariernya di MotoGP, Lorenzo dikenal pernah melakukan sejumlah keputusan besar dalam memilih tim dan sempat menjadi rekan setim beberapa juara dunia.
Pembalap asal Spanyol itu menghabiskan tujuh dari sembilan musimnya bersama Yamaha Factory Racing, sebagian besar berduet dengan legenda MotoGP Valentino Rossi, serta sempat berbagi garasi dengan mantan juara AMA dan WorldSBK, Ben Spies.
Ketika diminta pendapatnya mengenai potensi perpindahan Acosta dan Bagnaia, Lorenzo menilai kedua pembalap tersebut telah mengambil keputusan yang tepat.
“Saya pikir mereka membuat pilihan yang benar. Pedro membuat keputusan yang tepat untuk pergi ke Ducati. Dia akan memiliki paket motor yang sama dengan yang terbaik, seperti Marc. Jadi saya yakin dia akan tampil sangat bagus,” ujar Lorenzo.
Ia juga menilai kepindahan Bagnaia dari Ducati bisa menjadi langkah positif bagi juara dunia dua kali tersebut.
“Dan Pecco juga, dia memang membutuhkan perubahan untuk mulai berpikir lebih positif. Di Ducati, dengan Marc berada di garasi yang sama, dia tidak terlihat segar dan tidak positif. Dan Aprilia juga bukan tim yang buruk! Jadi saya pikir itu akan menjadi langkah yang tepat,” katanya.
Seperti Bagnaia, Lorenzo juga pernah merasakan bagaimana rasanya satu tim dengan Marquez, yang musim ini berpeluang menyamai rekor delapan gelar kelas premier milik Giacomo Agostini.
Namun jika Marquez datang sebagai pembalap baru di Ducati pada 2025, situasi Acosta nantinya justru sebaliknya. Ia diperkirakan akan bergabung dengan tim yang sudah dipimpin oleh Marquez sebagai pembalap utama.
Lorenzo pun ditanya apakah ia khawatir Acosta akan kesulitan menghadapi Marquez secara langsung dalam satu tim.
“Itu akan sangat menarik!” kata Lorenzo, yang kini juga sering hadir di paddock sebagai pelatih performa untuk Maverick Vinales.
“Mungkin di masa depan Marc tidak lagi memiliki keunggulan dua persepuluh detik per lap seperti yang ia miliki sebelumnya ketika Pedro berada di tim yang sama.”
“Ini adalah prediksi saya.”
“Saya tidak tahu bagaimana pada awal musim depan, tetapi di masa depan saya yakin Pedro akan sangat, sangat kuat.”
Prediksi Lorenzo semakin menarik setelah Acosta memulai musim dengan impresif pada seri pembuka Thai Grand Prix 2026 di Chang International Circuit.
Pembalap muda Spanyol itu meraih kemenangan Sprint perdananya dan finis kedua pada balapan utama. Hasil tersebut membuatnya menjadi pembalap Red Bull KTM Factory Racing pertama yang memimpin klasemen MotoGP.
Pada balapan tersebut, Marco Bezzecchi meraih kemenangan untuk Aprilia Racing setelah start dari pole position. Aprilia juga tampil dominan dengan menempatkan empat pembalapnya di lima besar.
Sementara itu, Marquez kehilangan kemenangan Sprint setelah menerima penalti pada akhir balapan. Ia kemudian gagal finis pada balapan utama akibat kerusakan pelek roda, yang membuat Ducati gagal meraih podium untuk pertama kalinya sejak 2021.
Di sisi lain, Bagnaia menjalani akhir pekan yang sulit. Setelah sempat tampil menjanjikan saat tes pramusim, ia gagal lolos ke sesi Qualifying 2 dan hanya mampu finis di posisi kesembilan pada Sprint maupun balapan utama setelah start dari posisi ke-13.
Salah satu pembalap yang disebut-sebut berpotensi menggantikan Acosta di tim pabrikan KTM adalah Maverick Vinales. Namun pada seri Thailand ia juga belum mampu meraih poin setelah finis di luar posisi 15 besar.
(aes)
Load more