News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alami Masalah Teknis Sesaat Sebelum Start, Lando Norris Ungkap Biang Kerok Dua Mobil McLaren Mundur di F1 GP China 2026

Lando Norris menjelaskan penyebab kegagalan McLaren saat tampil di F1 GP China 2026 akhir pekan kemarin.
Selasa, 17 Maret 2026 - 15:44 WIB
Dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri
Sumber :
  • Reuters/Jakub Porzycki

tvOnenews.com - Lando Norris menjelaskan penyebab kegagalan McLaren saat tampil di F1 GP China 2026 akhir pekan kemarin.

Ia bersama Oscar Piastri sama sekali tidak bisa memulai balapan yang berlangsung di Sirkuit Shanghai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Norris bahkan tidak sempat keluar dari garasi sebelum start. Sementara Piastri ditarik dari grid sesaat jelang formation lap.

Dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri
Dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri
Sumber :
  • Reuters/Jakub Porzycki

Baru-baru ini, Lando Norris pun mengungkapkan penyebab utama pada mobil McLaren di F1 GP China 2026.

Masalah utama berasal dari gangguan kelistrikan pada Power Unit Mercedes. Menariknya, kedua mobil mengalami masalah berbeda meski sumbernya serupa.

“Sejujurnya, saya tidak tahu sudah berapa lama ini berlangsung,” kata Norris.

“Terkadang, lebih baik membiarkan mereka melanjutkan pekerjaan mereka, tetapi saya baru tahu 20 menit sebelum saya seharusnya keluar dari garasi, dan saya rasa mereka sudah mengerjakan hal itu sejak beberapa waktu lalu," tambahnya.

“Ada masalah kelistrikan pada Power Unit dan karena itu mobil bahkan tidak bisa dinyalakan. Sayang sekali. Ini adalah kegagalan start pertama saya di F1, yang menyedihkan, tetapi lebih buruk lagi karena ini adalah kegagalan start ganda dengan Oscar.” ujar Norris.

Norris mengaku kecewa karena tidak bisa membantu tim di lintasan. Ia menegaskan seluruh kru sudah bekerja keras sepanjang akhir pekan.

“Saya hanya kecewa, itu saja. Saya kecewa karena tidak bisa melakukan pekerjaan saya hari ini. Saya frustasi untuk seluruh tim, bukan hanya saya. Para mekanik, semua orang telah bekerja keras untuk hal ini dan ini adalah peralatan yang rumit," kata Norris.

“Ada banyak hal baru, dan beberapa masalah baru yang masih kami temukan. Untuk semua orang di garasi, mereka kecewa karena kami tidak bisa membawa mobil ke lintasan hari ini, dan mereka akan bekerja keras untuk mencoba memperbaikinya.” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Norris sempat tetap berada di dalam mobil pada awal balapan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peluang kembali ke lomba.

“Kami tetap di dalam mobil selama beberapa lap pertama, hanya untuk berjaga-jaga jika ada bendera merah atau sesuatu dan keberuntungan berpihak pada kami, tetapi tidak. Kami lebih suka siap untuk beraksi jika sesuatu secara ajaib muncul dan mulai berhasil, tetapi tidak hari ini.” tutup Norris.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Israel kembali berulah dengan melakukan penculikan terhadap dua aktivis kemanusiaan Gaza yang merupakan Warga Negara Brasil dan Spanyol.
KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

Penetapan Sumedang sebagai titik awal pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda berlandaskan pada jejak sejarah yang masih dapat ditelusuri secara fisik.
Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat Hormuz diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.
Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut setiap tanggal 18 Mei memperingati Hari Tatar Sunda usai Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 disetujui Kemendagri.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT