GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIA Resmi Umumkan Adanya Perubahan Kecil Regulasi di Kualifikasi F1 GP Jepang 2026

Perubahan kecil yang diumumkan FIA adalah berupa penyesuaian aturan terkait manajemen energi yang akan mulai diterapkan pada sesi kualifikasi F1 GP Jepang 2026 nanti, pada Kamis (26/3/2026) siang WIB.
Kamis, 26 Maret 2026 - 14:51 WIB
Formula 1 2026
Sumber :
  • REUTERS/Hollie Adams

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Otomotif Internasional atau FIA resmi mengumumkan adanya sedikit perubahan regulasi di kualifikasi F1 GP Jepang 2026, yang berlangsung di Sirkuit Suzuka pada Sabtu (28/3/2026) akhir pekan ini.

Perubahan kecil yang diumumkan FIA adalah berupa penyesuaian aturan terkait manajemen energi yang akan mulai diterapkan pada sesi kualifikasi F1 GP Jepang 2026 nanti, pada Kamis (26/3/2026) siang WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait, hasilnya ialah kesepakatan untuk melakukan perubahan kecil namun signifikan, yakni mengurangi batas maksimum energi yang dapat digunakan dalam sesi kualifikasi.

Batas Energi Diturunkan dari 9,0 MJ ke 8,0 MJ

Sebagaimana aturan baru yang diunggah FIA di media sosialnya, mereka menetapkan bahwa jumlah energi maksimum yang diizinkan untuk pengisian ulang (recharge) selama kualifikasi dikurangi dari 9,0 megajoule (MJ) menjadi 8,0 MJ.

Perubahan ini mungkin terlihat kecil secara angka, namun dampaknya cukup besar terhadap performa mobil di lintasan. Energi yang lebih terbatas membuat pembalap tidak lagi bisa mengandalkan tenaga listrik secara maksimal sepanjang lap.

Sebaliknya, mereka dituntut untuk lebih cermat dalam mengatur penggunaan energi, terutama saat momen krusial seperti keluar tikungan atau memasuki lintasan lurus.

Kemampuan Pembalap Formula 1 Bakal Diuji

Menurut FIA, tujuan utama dari penyesuaian ini adalah untuk menjaga keseimbangan antara teknologi dan kemampuan pembalap. Dalam beberapa waktu terakhir, manajemen energi dianggap terlalu dominan dalam menentukan hasil kualifikasi.

Dengan pengurangan ini, sesi kualifikasi diharapkan kembali menjadi ajang adu performa murni, di mana kemampuan mengemudi dan strategi pembalap menjadi faktor penentu utama.

Masukan dari pembalap dan tim juga menjadi pertimbangan penting dalam keputusan ini. Banyak pihak menilai bahwa kualifikasi harus tetap menjadi tantangan performa, bukan sekadar permainan efisiensi energi.

Bagian dari Evaluasi Regulasi 2026

FIA juga menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari proses penyempurnaan regulasi baru yang mulai diterapkan pada musim 2026. Sejauh ini, penerapan aturan tersebut dinilai berjalan dengan baik, namun tetap membutuhkan evaluasi berkelanjutan.

Penyesuaian seperti ini dianggap wajar, terutama dalam tahap awal implementasi regulasi baru di kondisi balapan yang sesungguhnya.

Berikut pernyataan FIA di media sosial resminya:

"Menyusul diskusi antara FIA, tim Formula 1, dan para produsen unit daya, telah disepakati adanya penyesuaian kecil terhadap parameter manajemen energi untuk sesi kualifikasi F1 GP Jepang 2026, dengan dukungan bulat dari seluruh produsen unit daya.

Untuk memastikan keseimbangan yang diinginkan antara penggunaan energi dan performa pembalap tetap terjaga, jumlah maksimum energi yang diizinkan untuk pengisian ulang pada sesi kualifikasi akhir pekan ini telah dikurangi dari 9,0 MJ menjadi 8,0 MJ.

Penyesuaian ini mencerminkan masukan dari para pembalap dan tim, yang menekankan pentingnya menjaga sesi kualifikasi sebagai ajang yang benar-benar menguji performa.

FIA mencatat bahwa ajang-ajang awal di bawah regulasi 2026 telah berjalan dengan sukses secara operasional, dan penyempurnaan yang terarah ini merupakan bagian dari proses normal optimalisasi seiring kerangka regulasi baru tersebut terus divalidasi dalam kondisi nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIA, bersama tim-tim F1 dan produsen unit daya, akan terus mengadopsi pengembangan dalam manajemen energi, dengan diskusi lanjutan yang dijadwalkan dalam beberapa minggu ke depan." tulis FIA.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru termasuk LavAni yang langsung akan berhadapan dengan PDAM Perumda Tirta Bhagasasi di laga pembuka.
Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Demi menunjukkan rasa baktinya kepada orang tua. Seorang anak berencana mengatasnamakan kurban untuk orang tua. Apakah pahala kurban untuk orang tua atau anak?
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Sebuah rumah milik warga di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (12/5).
Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Perselisihan dan polemik internal mewarnai kegiatan organisasi Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) wilayah Jawa Timur.
Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Media Vietnam beri reaksi setelah Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-17 2026. Di sisi lain, China justru mendapatkan sanjungan karena keberhasilan meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT