GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Motor, Ternyata Ini Masalah Utama Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026

oprak Razgatlioglu, mengungkapkan bahwa proses adaptasinya di MotoGP 2026 tidak lagi sepenuhnya dipengaruhi oleh motor
Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:29 WIB
Toprak Razgatlioglu diminta tak samakan gaya balap di Superbike dengan MotoGP
Sumber :
  • Instagram/Toprak Razgatlioglu

Jakarta, tvOnenews.com - Rookie Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, mengungkapkan bahwa proses adaptasinya di MotoGP 2026 tidak lagi sepenuhnya dipengaruhi oleh motor, melainkan lebih kepada karakter ban Michelin yang menurutnya menjadi kendala utama.

Juara dunia World Superbike tiga kali itu sebelumnya sempat mencuri perhatian pada MotoGP Brasil dengan menembus Q2 dalam kondisi lintasan yang sulit. Namun, performanya menurun drastis saat balapan, finis di posisi ke-18 pada sprint race dan ke-17 di balapan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Toprak Razgatlioglu di tes pramusim MotoGP 2026
Toprak Razgatlioglu di tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Reuters

Menjelang MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas, Razgatlioglu mengaku mulai lebih memahami karakter motor MotoGP, tetapi masih kesulitan beradaptasi dengan ban.

“Saya tahu ini perjalanan panjang bagi saya,” ujar Razgatlioglu.

“Saya masih mencoba memahami ban. Dari sisi motor, semuanya sudah lebih baik. Sekarang saya jauh lebih memahami motor MotoGP ini, dan saya juga mencoba mengubah gaya balap saya.”

Namun, ia menegaskan bahwa fokus masalah bukan lagi pada motor.

“Sejujurnya, saya sudah agak lelah membicarakan motor. Masalahnya bukan lagi di motor, tetapi bagaimana beradaptasi dengan ban, itulah masalah sebenarnya.”

Ia juga menyoroti kompleksitas adaptasi yang harus dijalani setelah lama berkompetisi di World Superbike.

“Terkadang saya merasa tahun ini saya belajar banyak hal, mulai dari ban hingga suspensi, tetapi tahun depan semuanya bisa berubah lagi.”

“Ini sulit. Tidak mudah bagi saya, karena setelah bertahun-tahun di Superbike dengan performa yang sangat baik, semuanya di sini jauh lebih rumit.”

Tantangan Razgatlioglu semakin bertambah karena Michelin kembali mengubah konstruksi ban untuk seri Austin. Setelah menggunakan konstruksi lebih kaku di Thailand dan Brasil, kini Michelin kembali ke spesifikasi standar di COTA.

Pembalap asal Turki itu juga mengaku sempat kehilangan motivasi setelah hasil buruk di hari Sabtu pada seri sebelumnya di Brasil, meski tampil menjanjikan pada hari Jumat.

“Kami harus menunggu sampai Sabtu, saat kondisi lintasan benar-benar kering atau basah, untuk memahami posisi kami.”

“Faktanya, pada Sabtu saya merasakan sesuatu yang sangat berbeda. Saat grip lintasan meningkat, motor justru sulit dibelokkan dan handling berubah drastis.”

“Ketika semuanya berjalan buruk, motivasi saya sangat turun, karena setelah hari Jumat saya berharap akhir pekan yang jauh lebih baik.”

“Setelah sprint race hari Sabtu, saya benar-benar merasa down.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MotoGP Amerika Serikat 2026 juga menjadi momen spesial bagi Razgatlioglu, karena ini adalah kali pertamanya kembali ke COTA sejak tampil sebagai penantang podium di ajang Red Bull Rookies Cup 2013.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.

Trending

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT