Pernyataan Lengkap FIA Atas Ancaman Sanksi Lewis Hamilton di F1 GP Inggris
- REUTERS/Andrew Boyers
"Bukti menunjukkan tidak ada panel lampu kuning yang berada dalam bidang pandang langsung pembalap dan indikasi kuning pada layar kemudi hanya muncul dalam waktu yang sangat singkat. Steward meyakini bahwa waktu yang tersedia bagi pembalap untuk bereaksi terhadap bendera kuning sangat terbatas," jelas FIA.
Selain itu, steward juga mempertimbangkan kondisi balapan yang sedang dialami Hamilton sebelum memasuki sektor tersebut.
"Steward juga menerima bahwa tepat sebelum memasuki sektor itu, Lewis Hamilton baru saja melakukan manuver menyalip Max Verstappen dan mengantisipasi serangan balik. Karena itu, perhatian pembalap lebih banyak tertuju ke kaca spion dibandingkan panel lampu hijau di akhir sektor," tulis pernyataan FIA.
"Hal tersebut turut menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah pembalap seharusnya menyadari dirinya masih berada di zona bendera kuning," tulis FIA.
Meski demikian, FIA tetap menyatakan Hamilton tidak sepenuhnya memenuhi aturan ketika bendera kuning mulai ditampilkan.
"Steward tetap menyimpulkan bahwa setelah indikasi kuning muncul di layar kemudi dan panel lampu hijau terlihat sebelum Tikungan 10, Hamilton tidak melakukan pengurangan kecepatan yang terlihat secara jelas sehingga tidak sepenuhnya mematuhi ketentuan yang berlaku pada kondisi satu bendera kuning," bunyi keputusan tersebut.
Namun, berbagai faktor yang meringankan membuat FIA memilih menjatuhkan sanksi paling ringan.
"Dalam menentukan hukuman, steward mempertimbangkan bahwa Hamilton sudah memasuki sektor sebelum bendera kuning ditampilkan, indikasi kuning baru diterima ketika hampir keluar dari sektor, waktu dan jarak untuk bereaksi sangat terbatas, serta perhatian pembalap secara wajar masih terfokus pada duel yang baru saja terjadi dengan mobil lain. Dalam kondisi tersebut, steward menilai teguran merupakan hukuman yang paling tepat," tutup pernyataan FIA.
Dengan keputusan tersebut, Lewis Hamilton resmi mempertahankan finis di posisi ketiga. Hasil itu juga memastikan Ferrari menempatkan dua pebalapnya di podium Grand Prix Inggris 2026 setelah Charles Leclerc lebih dulu mengamankan kemenangan di Silverstone.
Load more