Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rally Cross World Cup 2026, Sirkuit Formula E Disulap Jadi Trek Reli
- tvOnenews-Ilham Giovani
Salah satu nama terbesar yang dijadwalkan turun adalah Sebastian Loeb. Legenda reli tersebut akan menjadi salah satu magnet utama dalam penyelenggaraan Piala Dunia Reli di Jakarta.
Selain Loeb, Kevin Hansen juga dipastikan ambil bagian. Pembalap asal Swedia tersebut datang dengan status sebagai juara FIA Extreme X World Cup 2025.
Kehadiran kedua nama tersebut baru menjadi bagian awal dari daftar peserta yang akan tampil. Susunan lengkap pembalap masih menunggu keputusan lebih lanjut dari FIA.
"Untuk pembalapnya kami menghadirkan Kevin Hansen dan ada legenda Sebastian Loeb yang akan balapan di sana. Nantinya Line up pembalap masih menunggu dari FIA," kata Nughda.
Kevin Hansen bahkan sudah lebih dahulu datang ke Jakarta menjelang penyelenggaraan balapan. Kehadirannya memberikan kesempatan untuk melihat langsung kondisi kota yang akan menjadi tempatnya bersaing beberapa bulan mendatang.
Bagi Hansen, kesempatan berlomba di Indonesia menghadirkan pengalaman baru dalam kariernya. Ia mengaku antusias karena belum pernah menghadapi tantangan serupa sebelumnya.
"Saya rasa ini akan jadi tantangan. Ini jadi kali perdana di Indonesia. Saya sangat antusias karena ini belum pernah terjadi sebelumnya," ucap Hansen.
Pengalaman awal berada di Jakarta juga menjadi bekal bagi Hansen sebelum kembali untuk menjalani perlombaan. Terlebih, kondisi lintasan yang menggabungkan aspal dan gravel bakal menghadirkan tantangan berbeda bagi para peserta.
Hansen turut menekankan level kompetisi yang akan disaksikan masyarakat Indonesia. Menurutnya, ajang di Ancol bukan sekadar pertunjukan otomotif, tetapi balapan reli yang menghadirkan persaingan di tingkat dunia.
"Saya ingin sampaikan kepada semua orang bahwa ini adalah balapan reli sesungguhnya di tingkat dunia. Saya rasa warga Jakarta akan mengarahkan matanya ke ajang ini," sebutnya menambahkan.
Penyelenggaraan tersebut membuat Jakarta kembali memanfaatkan fasilitas Jakarta International E-Prix Circuit untuk ajang balap internasional. Bedanya, lintasan kali ini harus menjalani transformasi dari arena balap mobil listrik menjadi sirkuit rally cross.
Kombinasi permukaan lintasan membuat karakter balapan juga akan berbeda dibandingkan Formula E. Para pembalap dituntut beradaptasi ketika berpindah dari bagian aspal menuju gravel selama perlombaan.
Load more