Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rally Cross World Cup 2026, Sirkuit Formula E Disulap Jadi Trek Reli
- tvOnenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta bakal menjadi panggung bagi para pembalap reli kelas dunia dalam FIA Rally Cross World Cup 2026. Ajang bertajuk Piala Dunia Reli tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5-6 Desember 2026.
Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Jakarta, dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Sirkuit yang selama ini identik dengan balapan Formula E itu akan mendapatkan sejumlah perubahan sebelum digunakan.
FIA Rally Cross World Cup 2026 Jakarta menjadi edisi perdana dari ajang tersebut yang digelar di Ibu Kota. Kehadirannya sekaligus membawa karakter balapan berbeda dibandingkan ajang internasional yang sebelumnya berlangsung di lintasan Ancol.
Jakarta International E-Prix Circuit sebelumnya menjadi arena Formula E Jakarta pada 2022, 2023, dan 2025. Namun, karakter lintasan akan diubah untuk menyesuaikan kebutuhan balapan rally cross.
Perubahan tersebut diperlukan karena para pembalap nantinya tidak hanya beradu cepat di permukaan aspal. Sebagian lintasan akan menggunakan permukaan gravel yang menjadi salah satu karakter dalam balapan rally cross.
CEO Sarga.co selaku penyelenggara, Nugdha Achadie, mengatakan proses persiapan lintasan sudah mulai dilakukan. Modifikasi diperlukan agar Jakarta International E-Prix Circuit memenuhi standar FIA untuk menggelar balapan tersebut.
Lintasan yang selama ini digunakan untuk Formula E akan dikombinasikan dengan bagian trek baru. Perpaduan aspal dan gravel bakal menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap ketika bersaing pada Desember mendatang.
"Persiapan yang mulai dilakukan hari ini adalah memodifikasi sirkuit E-Prix di Ancol. Jadi akan ada trek aspal di rally cross ini yang akan kombinasi dengan trek gravel," ujar Nughda dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
"Mulai hari ini dibangun dan November sudah siap agar Desember bisa digelar balapan ini," tambahnya.
Penyelenggara menargetkan seluruh pekerjaan lintasan sudah rampung pada November 2026. Dengan demikian, terdapat waktu untuk memastikan kesiapan sirkuit sebelum perlombaan berlangsung pada awal Desember.
Selain karakter lintasan yang berbeda, daya tarik FIA Rally Cross World Cup 2026 Jakarta juga datang dari pembalap yang bakal tampil. Sejumlah nama kelas dunia telah dipastikan hadir untuk bersaing di Ancol.
Salah satu nama terbesar yang dijadwalkan turun adalah Sebastian Loeb. Legenda reli tersebut akan menjadi salah satu magnet utama dalam penyelenggaraan Piala Dunia Reli di Jakarta.
Selain Loeb, Kevin Hansen juga dipastikan ambil bagian. Pembalap asal Swedia tersebut datang dengan status sebagai juara FIA Extreme X World Cup 2025.
Kehadiran kedua nama tersebut baru menjadi bagian awal dari daftar peserta yang akan tampil. Susunan lengkap pembalap masih menunggu keputusan lebih lanjut dari FIA.
"Untuk pembalapnya kami menghadirkan Kevin Hansen dan ada legenda Sebastian Loeb yang akan balapan di sana. Nantinya Line up pembalap masih menunggu dari FIA," kata Nughda.
Kevin Hansen bahkan sudah lebih dahulu datang ke Jakarta menjelang penyelenggaraan balapan. Kehadirannya memberikan kesempatan untuk melihat langsung kondisi kota yang akan menjadi tempatnya bersaing beberapa bulan mendatang.
Bagi Hansen, kesempatan berlomba di Indonesia menghadirkan pengalaman baru dalam kariernya. Ia mengaku antusias karena belum pernah menghadapi tantangan serupa sebelumnya.
"Saya rasa ini akan jadi tantangan. Ini jadi kali perdana di Indonesia. Saya sangat antusias karena ini belum pernah terjadi sebelumnya," ucap Hansen.
Pengalaman awal berada di Jakarta juga menjadi bekal bagi Hansen sebelum kembali untuk menjalani perlombaan. Terlebih, kondisi lintasan yang menggabungkan aspal dan gravel bakal menghadirkan tantangan berbeda bagi para peserta.
Hansen turut menekankan level kompetisi yang akan disaksikan masyarakat Indonesia. Menurutnya, ajang di Ancol bukan sekadar pertunjukan otomotif, tetapi balapan reli yang menghadirkan persaingan di tingkat dunia.
"Saya ingin sampaikan kepada semua orang bahwa ini adalah balapan reli sesungguhnya di tingkat dunia. Saya rasa warga Jakarta akan mengarahkan matanya ke ajang ini," sebutnya menambahkan.
Penyelenggaraan tersebut membuat Jakarta kembali memanfaatkan fasilitas Jakarta International E-Prix Circuit untuk ajang balap internasional. Bedanya, lintasan kali ini harus menjalani transformasi dari arena balap mobil listrik menjadi sirkuit rally cross.
Kombinasi permukaan lintasan membuat karakter balapan juga akan berbeda dibandingkan Formula E. Para pembalap dituntut beradaptasi ketika berpindah dari bagian aspal menuju gravel selama perlombaan.
Proses modifikasi yang dimulai sejak September menjadi tahap penting sebelum sirkuit dinyatakan siap. Penyelenggara memiliki waktu hingga November untuk menyelesaikan pembangunan dan memenuhi kebutuhan standar FIA.
Kehadiran Loeb dan Hansen semakin menambah daya tarik dari edisi perdana tersebut. Apalagi, daftar lengkap pembalap yang bakal turun masih berpeluang bertambah setelah susunan peserta ditentukan FIA.
FIA Rally Cross World Cup 2026 Jakarta pun menjadi agenda balap internasional berikutnya yang akan berlangsung di kawasan Ancol. Para pencinta otomotif Indonesia bakal mendapat kesempatan menyaksikan langsung pembalap reli dunia bersaing pada 5-6 Desember 2026.
(igp/hfp)
Load more