Lebih dari 50 ribu mitra pengemudi yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia mendapatkan Bonus Hari Raya. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan
Pada BHR 2026, Grab menggandakan alokasi anggaran menjadi Rp100-110 miliar. Peningkatan ini memperkuat kapasitas program sekaligus memperluas manfaat bagi driver.
THR Ojol 2026 atau Bonus Hari Raya untuk driver ojek online mulai disalurkan menjelang Lebaran. Simak besaran, syarat penerima, dan jadwal pencairannya.
THR ojol 2026 resmi diumumkan. Grab, Gojek, dan Maxim menyiapkan Bonus Hari Raya hingga Rp1,6 juta untuk driver dengan total anggaran ratusan miliar rupiah.
Kabar baik untuk driver ojek online (ojol), ini tanggal pencairan BHR 2026, total mencapai kurang lebih Rp220 miliar untuk sekitar 850 driver/penerima.
Grab Indonesia mengkalrifikasi soal pemberian Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra driver yang beragam, mulai dari Rp50 ribu sampai Rp1,6 juta. Ia mengatakan..
Wamenaker Noel mengatakan aplikator memiliki standar tertentu dalam menentukan mitra mana saja yang berhak menerima BHR, tetapi perlu dikaji ulang agar lebih terbuka dan adil.
Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".