BPS merilis kinerja ekonomi Triwulan IV 2025 yang menyoroti pemulihan industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Pada kuartal IV 2025, subsektor TPT tercatat tumbuh 4,37 persen.
Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) alas kaki nasional menunjukkan performa impresif di tahun 2025 setelah sempat terpukul akibat tekanan pasar global dan persaingan ketat produk impor dalam dua tahun terakhir.
Rumah Politik Indonesia menilai saat ini momentum reformasi industri tekstil perlu segera diwujudkan agar sektor ini benar-benar menopang pertumbuhan ekonomi nasional.Â
Pengamat Ekonomi Ichsanuddin Noorsy minta pemerintah tak perlu terlalu egois memikirkan peningkatan tax ratio dengan kebijakan-kebijakan yang justru menyusahkan masyarakat.Â
Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), sebagai salah satu sektor unggulan dalam perekonomian nasional, saat ini menghadapi sejumlah tantangan baik dari sisi eksternal maupun domestik.
Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).
Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Delegasi tingkat tinggi dari Pemerintah Indonesia dan United Nations Development Programme (UNDP) mengunjungi Sidoarjo pada 17-18 September 2026 untuk melihat bagaimana rumput laut dapat membantu membuka potensi ekonomi biru Indonesia yang lebih luas, memperkuat mata pencaharian masyarakat pesisir, menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global yang terus berkembang.
Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, gagal membawa pulang medali dari Asian Games 2026 setelah dirinya hanya mampu duduk di peringkat ke-4 kelas 65kg Putra