News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nii Garut

Ratusan Mantan Anggota Negara Islam Indonesia di Garut Ucap Ikrar Setia dan Kembali ke NKRI

Ratusan Mantan Anggota Negara Islam Indonesia di Garut Ucap Ikrar Setia dan Kembali ke NKRI

Sebanyak 104 eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, menyatakan kembali kepada NKRI, dan ucap ikrar setia kepada ideologi Pancasila.
Majelis Hakim PN Garut Vonis Bersalah "Jenderal" NII Terdakwa Kasus Makar 

Majelis Hakim PN Garut Vonis Bersalah "Jenderal" NII Terdakwa Kasus Makar 

Vonis terhadap tiga terdakwa, "Jenderal" Sodikin, Jajang Koswara dan Ujer digelar di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (23/06/2022). 
65 Warga Garut Bai'atan NII Kembali ke Pangkuan NKRI

65 Warga Garut Bai'atan NII Kembali ke Pangkuan NKRI

Puluhan pengikut NII tersebut melakukan deklarasi pada Kamis (28/4/2022) di Gedung Islamic Center, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.
Jaksa Hadirkan Tiga Saksi untuk Kasus Makar Oleh "Jenderal" NII

Jaksa Hadirkan Tiga Saksi untuk Kasus Makar Oleh "Jenderal" NII

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi dalam persidangan kasus makar dengan terdakwa tiga "jenderal" Negara Islam Indonesia (NII) di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, Kamis (24/02/2022).
3 Jenderal NII Didakwa Pemufakatan Menggulingkan Pemerintahan yang Sah, Terancam Penjara 15 Tahun

3 Jenderal NII Didakwa Pemufakatan Menggulingkan Pemerintahan yang Sah, Terancam Penjara 15 Tahun

Jajang Koswara, Sodikin, dan Ujer, ketiga jenderal NII menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Garut.
Kasus 3 Jenderal "NII" Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus 3 Jenderal "NII" Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kepolisian Resor (Polres) Garut melimpahkan kasus tiga Jenderal Negara Islam Indonesia (NII) yang ditangkap, terkait kasus makar ke Kejaksaan Negeri Garut untuk selanjutnya segera menjalani sidang di Pengadilan Negeri Garut.
Selengkapnya
Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal Penangkapan 3 Jenderal NII: Semoga Ada Efek Jera

Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal Penangkapan 3 Jenderal NII: Semoga Ada Efek Jera

Ridwan Kamil berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak main-main dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI
NII Akui Lakukan Pemufakatan Makar, 3 Jenderalnya Minta Maaf ke Presiden

NII Akui Lakukan Pemufakatan Makar, 3 Jenderalnya Minta Maaf ke Presiden

Sodikin, Ujer, dan Jajang, ketiga jenderal NII akhirnya menyesali perbuatannya. Mereka mengaku bersalah dan meminta maaf kepada pemerintah
3 "Jenderal" NII ditangkap, Polisi : Ada Upaya Propaganda dan Makar

3 "Jenderal" NII ditangkap, Polisi : Ada Upaya Propaganda dan Makar

Ketiga petinggi yang berpangkat Jenderal tersebut disangka telah melakukan hasutan, propaganda, sara dan makar dengan mengunggah konten di media sosial.
Respon Cepat Pemkab Garut Bendung NII, BNPT: Jadi Contoh Untuk Wilayah Lain

Respon Cepat Pemkab Garut Bendung NII, BNPT: Jadi Contoh Untuk Wilayah Lain

BNPT mengungkapkan paham NII yang tumbuh di Garut ideologinya tidak pernah padam sehingga harus terus diwaspadai dan diantisipasi.
Kabid Humas Polda Jabar: Kasus NII di Garut Masih Didalami

Kabid Humas Polda Jabar: Kasus NII di Garut Masih Didalami

Pembaiatan puluhan anak dan pengibaran bendera organisasi Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut, hingga saat ini masih terus didalami oleh Polda Jabar bersama Polres Garut, Jawa Barat.
Video Pembawa Atribut NII Viral, Bakesbangpol: Itu Tahun 2019 

Video Pembawa Atribut NII Viral, Bakesbangpol: Itu Tahun 2019 

"Kepada seluruh dunia internasional dengan atas nama PBB untuk segera memasuki Negara Islam Indonesia, silahkan welcome-welcome," ujar pembawa bendera.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT