Likuiditas perekonomian Indonesia tetap berada dalam tren ekspansif pada Juni 2026, di tengah perlambatan laju pertumbuhan uang beredar dibandingkan bulan sebelumnya.
BI mencatat jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 melonjak signifikan, menandakan ekonomi yang mulai menggeliat di tengah dinamika global.
Bank Indonesia melaporkan uang beredar dalam arti luas (M2), meningkat sebesar 7 persen secara tahunan pada bulan November 2024, mencapai Rp9.175,8 triliun
Selain pertumbuhan Uang Beredar (M2) yang tumbuh melambat, penyaluran kredit perbankan pada Agustus 2024 juga tumbuh melambat, menjadi hanya 10,9 persen (yoy).
Pertumbuhan uang beredar dalam arti luas sedikit melambat dibanding dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 7,7%, angka ini masih menunjukkan tren positif
Bank Indonesia (BI) mencatat, pada bulan April 2024, penghimpunan dana simpanan atau DPK oleh perbankan tumbuh 8,1 persen (yoy) menjadi Rp8.376,1 triliun.
BI melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2023 tercatat sebesar Rp8.573,6 triliun atau meningkat 3,3 persen
Peredaran uang di Wilayah Provinsi Kepulaua Riau hingga saat ini sudah mencapai Rp 5 triliun. Tentunya dengan banyaknya uang yang beredar dikalangan Masyarakat
Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.