Kasus dugaan bullying anak di bawah umur kembali mencuat di Surabaya. Video aksi pengeroyokan terhadap seorang siswi berusia 13 tahun viral di media sosial
Ucapan Resbob waktu lalu viral di media sosial (Medsos) mengucapkan kata yang tak pantas. Dengan menyebutkan binatang anjing untuk menghina suku sunda dan viking.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menonaktifkan sementara admin media sosial pribadinya, Hening Dzikrillah, yang sempat viral akibat ucapan candaan saat jeda live.
Lalu hal ini menuai polemik ditengah masyarakat, karena dianggap ada hal yang mencurigakan atas keputusan PN Surabaya untuk Ronald Tannur hingga disorot DPR.
Viral di media sosial memperlihatkan seorang pelatih futsal membanting seorang siswa SD usai selebrasi kemenangan dalam futsal di SMP Labschool Unesa, Surabaya.
Usai Viral di media sosial terkait stand penjualan ice cream diduga mengandung alkohol, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya segel stand es krim
Didampingi kuasa hukumnya, Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, mendatangi SPKT Polda Jatim, guna melaporkan unggahan video dirinya yang viral di media sosial
Pengamat hingga polisi buka suara soal penangkapan Ivan Sugianto Surabaya yang viral karena netizen ragu dan menilai bahwa tersangka memakai pemeran pengganti.
Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.