- Tim TvOne/ Bahana
Sudah Sangat Meresahkan, Wali Kota Medan Bobby Nasution Minta Polisi Tembak Mati Begal
Sadar keputusannya soal tembak mati begal di Kota Medan mengundang berbagai reaksi, Bobby mengaku tak akan mencabut keputusan itu.
"Selagi masyarakat Kota medan membutuhkan tindakan tegas, saya tidak akan mencabut itu. Saya tetap berdiri di depan masyarakat Kota Medan untuk tetap ditindak tegas pelaku kejahatan ini," tegasnya.
Menurutnya selama ini masyarakat Kota Medan memang telah menunggu pergerakan nyata dari pihak yang berwajib.
"Bukan mereka melakukan movement sendiri, mereka melakukan gerakan sendiri yang justru membahayakan. Justru mendorong pihak yang berwajib untuk melakukan tindakan tegas," pungkasnya.
DPRD Medan Sepakat Dukung Bobby Nasution Tembak Mati Begal Sadis
Maraknya aksi geng motor (gemot) dan begal yang melakukan tindakan kriminalitas pencurian kendaraan bermotor, membuat masyarakat Kota Medan resah saat melintas di jalanan.
Sebab, banyak pengguna jalanan yang mengendarai sepeda motor, khususnya pada malam hari menjadi target atau sasaran geng motor yang membawa senjata tajam (sajam).
Tak pandang usia, baik remaja hingga dewasa pun menjadi sasaran begal.
Gerah dengan kasus kejahatan yang memakan banyak korban tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Daniel Pinem mengatakan setuju dengan pernyataan Wali kota Medan untuk menembak mati para begal sadis.
"Saya sangat mengapresiasi dan sepakat adanya sikap tegas dari pak Wali Kota, Bobby Nasution yang memerintahkan Polrestabes Medan dan Polres Belawan agar bersikap tegas untuk menembak mati begal," kata Daniel, Kamis (13/7/2023).
"Saat ini, bukan masyarakat saja yang takut keluar malam. Saya juga sekarang ngerih-ngerih sedap kalau pulang malam," tambahnya.
Daniel meminta pihak Kepolisian untuk rutin melakukan patroli pada malam hari dan tetap siaga dengan aksi kejahatan yang sedang marak dan dianggap sebagai citra buruk bagi Kota Medan saat ini.
"Kita minta agar Polrestabes Medan dan Polres Belawan hingga jajarannya ke Polsek-Polsek tetap siaga untuk patroli malam," tegasnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat juga jangan melakukan pembiaran jika ada gerak-gerik remaja yang mencurigakan.
"Terutama bagi orangtua supaya lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat pada kegiatan-kegiatan yang negatif, seperti ikut-ikutan geng motor dan begal hingga terjerumus ke pengguna narkoba. Jika ada aktivitas yang mencurigakan jangan takut untuk melapor," tutup Daniel. (zul/muu)