- Istimewa
Proyek Industri Fatty Amine di Bontang Jadi Peluang Investasi Strategis Kaltim
Pengembangan industri tersebut juga dinilai memiliki keunggulan strategis karena berada di wilayah yang dekat dengan produsen amonia dan kawasan industri petrokimia di Kota Bontang. Selain itu, Kalimantan Timur juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia sehingga dinilai mampu mendukung keberlanjutan pasokan bahan baku. Tidak hanya berfokus pada aspek industri, konsep pengembangan kawasan proyek juga diarahkan pada penerapan industri berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dalam rencana pengembangan kawasan, disiapkan area terbuka hijau, penggunaan panel surya, konsep green architecture, hingga penerapan sistem smart building. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pengembangan industri modern yang mendukung target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor industri, inovasi, energi bersih, dan pembangunan kawasan berkelanjutan.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang menjelaskan bahwa keberadaan proyek ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan investasi di Kota Bontang, tetapi juga memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai pusat hilirisasi industri berbasis sumber daya alam di Indonesia.
“Selain membuka peluang ekspor produk bernilai tambah, proyek tersebut juga diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat daya saing industri nasional” Jelas Kepala DPMPTSP Kota Bontang.(chm)