news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Teknologi Digital, AI, dan Media Sosial Mengubah Demokrasi, Indonesia-Australia Soroti Ancaman bagi Generasi Muda.
Sumber :
  • Laman resmi

Teknologi Digital, AI, dan Media Sosial Mengubah Demokrasi, Indonesia-Australia Soroti Ancaman bagi Generasi Muda

Kebijakan Australia mengenai pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai salah satu pengalaman yang relevan untuk dipelajari Indonesia
Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:13 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut Milton Dick, demokrasi tidak hanya berlangsung melalui pemilihan umum. Demokrasi juga membutuhkan partisipasi yang bermakna, penghormatan terhadap perbedaan, dan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Ia turut menyampaikan gagasan untuk memperluas praktik pendidikan kewargaan melalui jejaring parlemen internasional. Dengan cara tersebut, anggota parlemen di berbagai negara dapat bertukar pengalaman dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi.

Ibas menyambut pentingnya pertukaran pengalaman tersebut. Penguatan pendidikan kewargaan dinilai relevan bagi Indonesia untuk menyiapkan generasi muda yang kritis, bertanggung jawab, dan mampu terlibat secara konstruktif dalam kehidupan bernegara.

Selain literasi demokrasi, ancaman kejahatan siber juga menjadi bagian dari diskusi. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, menanyakan pendekatan Australia dalam menangani kejahatan berbasis teknologi, termasuk peran lembaga penegak hukum.

Milton Dick menjelaskan bahwa Kepolisian Federal Australia atau Australian Federal Police menjalankan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan terorganisasi dan berbagai tindak pidana yang memanfaatkan teknologi digital.

Ia menyoroti tantangan berupa penipuan keuangan, penyalahgunaan ruang siber, serta pemanfaatan teknologi oleh jaringan kejahatan terorganisasi. Aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kerugian finansial, mengancam keamanan transaksi, dan merugikan masyarakat. Teknologi digital juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung perdagangan narkotika, senjata, dan perdagangan orang.

Menurut Milton Dick, pelaku kejahatan terus menyesuaikan cara kerja mereka dengan perkembangan teknologi. Karena itu, pertukaran pengalaman, peningkatan kapasitas penegak hukum, dan kerja sama internasional diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan kejahatan lintas negara.

Dialog ini membuka ruang bagi Indonesia dan Australia untuk saling mempelajari pendekatan yang diterapkan masing-masing, khususnya dalam melindungi masyarakat dari penipuan digital, memperkuat keamanan transaksi keuangan, dan menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Diplomasi Parlemen Buka Ruang Kerja Sama Indonesia–Australia

Pertemuan tersebut juga menegaskan pentingnya diplomasi parlemen sebagai pelengkap hubungan resmi antarpemerintah. Menurut Ibas, hubungan government-to-government perlu diperkuat melalui hubungan parliament-to-parliament* dan people-to-people. Ketiga jalur tersebut dapat membantu menjaga kepercayaan sekaligus mendorong kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral