Benarkah Pekerjaan Ini akan Tergantikan AI di Masa Depan?
- Pixabay/geralt
tvOnenews.com — Ramai isu yang mengatakan jika sejumlah bidang pekerjaan ini bisa tergantikan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di masa yang akan datang.
Dengan AI, berbagai pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu yang cukup panjang bisa menjadi lebih efisien bahkan dapat diselesaikan dalam hitungan menit.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pekerja, terutama mengenai kemungkinan sejumlah profesi akan tergantikan oleh teknologi di masa depan.
Lebih lanjut, beredar luas kalau beberapa pekerjaan yang kini masih dijalankan manusia, ternyata mulai dibantu dengan kemajuan teknologi seperti AI.
Mulai dari Customer Service, Data Entry, Copywriter, Akuntan hingga Penerjemah yang saat ini tugasnya bisa dibantu oleh perangkat lunak berbasis AI.
Apakah AI Benar-Benar akan Menggantikan Pekerjaan Manusia?
- Gambar ilustrasi AI
International Labour Organization (ILO) bersama National Research Institute (NASK) pada Mei 2025 menyebut satu dari empat pekerja di dunia berada dalam pekerjaan yang memiliki tingkat paparan terhadap AI generatif.
Akan tetapi, laporan tersebut menilai perubahan atau transformasi pekerjaan lebih mungkin terjadi dibandingkan penggantian pekerja secara menyeluruh.
Malahan, keberadaan teknologi semacam AI justru bisa menambah lapangan pekerjaan baru dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Laporan The Future of Jobs Report 2025, World Economic Forum (WEF) memperkirakan perubahan struktural pasar kerja pada periode 2025–2030 dapat menciptakan sekitar 170 juta pekerjaan baru dan menggeser sekitar 92 juta pekerjaan yang ada secara global.
Jika dilihat secara keseluruhan, maka proyeksi dari WEF tersebut menunjukkan pertambahan bersih sekitar 78 juta pekerjaan.
Kendati demikian, angka tersebut merupakan proyeksi berdasarkan survei pemberi kerja, bukan data pasti mengenai jumlah pekerjaan yang akan tersedia pada masa mendatang.
Sementara itu, ILO menegaskan bahwa paparan terhadap AI tidak berarti suatu profesi akan dihapuskan. Dalam banyak kasus, teknologi justru mengubah pembagian tugas dan cara seseorang menyelesaikan pekerjaannya.
Maka dari itu, tantangan terbesar bagi pekerja bukan semata-mata keberadaan AI, melainkan kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Load more