- Antara
Gotong Royong dalam Penanganan Karhutla: Aksi Nyata Lebih Berharga dari Sekadar Pernyataan
Lebih lanjut, EN-LMND memandang karhutla sebagai persoalan kompleks yang mencakup dimensi ekologis, sosial, dan kemanusiaan yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.
Oleh karena itu, kementerian terkait didesak untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemulihan serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga relawan lokal.
Menutup keterangannya, Julfikar menekankan bahwa kolaborasi antara negara dan elemen masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat bencana terjadi.
“Karang Taruna memberikan contoh bahwa gotong royong bukan sekadar slogan. Ada kepedulian yang diwujudkan melalui keterlibatan nyata, penggalangan bantuan, dan mobilisasi logistik. Semangat yang digerakkan oleh kepemimpinan PNKT ini harus menjadi inspirasi bagi organisasi lain. Akan tetapi, pemerintah tidak boleh hanya mengandalkan solidaritas masyarakat. Kementerian Kehutanan harus berbenah, memperkuat pengawasan, mengevaluasi kinerja, dan memastikan negara hadir secara nyata,” pungkasnya. (dpi)