news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Benjamin Netanyahu saat tunaikan hak suaranya dalam Pemilu Israel 2026.
Sumber :
  • YONATAN SINDEL/Pool via REUTERS

Partisipasi Pemilu Israel Meningkat, Netanyahu vs Eisenkot Bersaing Ketat Menurut Exit Poll

Imbas dari partisipasi pemilih yang meningkat sejak dua dekade terakhir, hasil exit poll Pemilu Israel 2026 antara Netanyahu dengan Eisenkot berjalan sengit.
Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:04 WIB
Reporter:
Editor :

Isu-isu yang menjadi perhatian utama pemilih muda meliputi keamanan nasional, biaya hidup, penanganan sandera, serta dampak perang berkepanjangan dan kewajiban menjalani dinas militer.

Kandidat Pemilu Israel 2026 Gadi Eisenkot
Sumber :
  • REUTERS/Amir Cohen

Hasil Exit Poll Tunjukkan Persaingan Ketat

Tiga stasiun televisi utama Israel memperlihatkan persaingan yang ketat antara blok Netanyahu dan oposisi pimpinan Eisenkot lewat exit poll.

Berdasarkan laporan dari Kan 11 dan Channel 13, kedua blok sama-sama memperoleh 51 kursi. Adapun Channel 12 menunjukkan keunggulan tipis bagi blok pimpinan Likud Netanyahu dengan proyeksi 52 kursi berbanding 49 kursi untuk blok oposisi.

Meski angka proyeksi berbeda di antara lembaga penyiaran, tidak satu pun hasil tersebut menunjukkan adanya mayoritas yang jelas bagi salah satu kubu.

Knesset memiliki total 120 kursi. Untuk membentuk pemerintahan mayoritas, sebuah blok atau koalisi membutuhkan dukungan sedikitnya 61 kursi.

Dengan demikian, hasil exit poll tersebut belum memastikan siapa yang akan membentuk pemerintahan berikutnya. Penghitungan suara aktual yang masih berlangsung juga dapat mengubah proyeksi perolehan kursi.

Potensi Perpanjang Jabatan Netanyahu karena Kebuntuan Politik

Ketatnya persaingan membuka kemungkinan terjadinya kebuntuan politik di Israel. Jika tidak ada kubu yang mampu mengumpulkan dukungan mayoritas, proses negosiasi pembentukan koalisi pemerintahan diperkirakan berlangsung panjang.

Situasi tersebut berpotensi membuat Netanyahu tetap menjabat sebagai perdana menteri sementara selama proses pembentukan pemerintahan berlangsung, sesuai mekanisme politik dan konstitusional yang berlaku di Israel.

Apabila negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan, Israel juga berpotensi kembali menggelar pemilihan umum untuk menentukan komposisi parlemen dan pemerintahan.

Hasil pemilu kali ini menjadi ujian bagi Netanyahu setelah bertahun-tahun mendominasi politik Israel. Konflik berkepanjangan, persoalan keamanan, penanganan sandera, dan tekanan internasional menjadi bagian dari isu yang membayangi pemungutan suara tersebut.

Di sisi lain, blok oposisi pimpinan Eisenkot juga menghadapi tantangan untuk menyatukan dukungan dari berbagai partai agar dapat membentuk pemerintahan yang stabil.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral