- YONATAN SINDEL/Pool via REUTERS
Partisipasi Pemilu Israel Meningkat, Netanyahu vs Eisenkot Bersaing Ketat Menurut Exit Poll
Isu-isu yang menjadi perhatian utama pemilih muda meliputi keamanan nasional, biaya hidup, penanganan sandera, serta dampak perang berkepanjangan dan kewajiban menjalani dinas militer.
- REUTERS/Amir Cohen
Hasil Exit Poll Tunjukkan Persaingan Ketat
Tiga stasiun televisi utama Israel memperlihatkan persaingan yang ketat antara blok Netanyahu dan oposisi pimpinan Eisenkot lewat exit poll.
Berdasarkan laporan dari Kan 11 dan Channel 13, kedua blok sama-sama memperoleh 51 kursi. Adapun Channel 12 menunjukkan keunggulan tipis bagi blok pimpinan Likud Netanyahu dengan proyeksi 52 kursi berbanding 49 kursi untuk blok oposisi.
Meski angka proyeksi berbeda di antara lembaga penyiaran, tidak satu pun hasil tersebut menunjukkan adanya mayoritas yang jelas bagi salah satu kubu.
Knesset memiliki total 120 kursi. Untuk membentuk pemerintahan mayoritas, sebuah blok atau koalisi membutuhkan dukungan sedikitnya 61 kursi.
Dengan demikian, hasil exit poll tersebut belum memastikan siapa yang akan membentuk pemerintahan berikutnya. Penghitungan suara aktual yang masih berlangsung juga dapat mengubah proyeksi perolehan kursi.
Potensi Perpanjang Jabatan Netanyahu karena Kebuntuan Politik
Ketatnya persaingan membuka kemungkinan terjadinya kebuntuan politik di Israel. Jika tidak ada kubu yang mampu mengumpulkan dukungan mayoritas, proses negosiasi pembentukan koalisi pemerintahan diperkirakan berlangsung panjang.
Situasi tersebut berpotensi membuat Netanyahu tetap menjabat sebagai perdana menteri sementara selama proses pembentukan pemerintahan berlangsung, sesuai mekanisme politik dan konstitusional yang berlaku di Israel.
Apabila negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan, Israel juga berpotensi kembali menggelar pemilihan umum untuk menentukan komposisi parlemen dan pemerintahan.
Hasil pemilu kali ini menjadi ujian bagi Netanyahu setelah bertahun-tahun mendominasi politik Israel. Konflik berkepanjangan, persoalan keamanan, penanganan sandera, dan tekanan internasional menjadi bagian dari isu yang membayangi pemungutan suara tersebut.
Di sisi lain, blok oposisi pimpinan Eisenkot juga menghadapi tantangan untuk menyatukan dukungan dari berbagai partai agar dapat membentuk pemerintahan yang stabil.