- Kolase tvOnenews / Rizki Amana / Muhammad Bagas tvOnenews
Mantan Pimpinan KPK Bilang Prabowo Benar-benar Salah Paham Tafsirkan Hal yang Diucapkan Anies soal Hal ini ..
"Mas Anies Mas Anies, saya berpendapat Mas Anies ini agak berlebihan, Mas Anies mengeluh tentang demokrasi ini dan itu, Mas anies dipilih jadi Gubernur DKI menghadapi pemerintah yang berkuasa, saya yang mengusung bapak," ucap Prabowo sambil menunjuk Anies yang disambut sorak dari pendukung Capres nomor urut 2.
"Kalau demokrasi kita tidak berjalan, tidak mungkin anda menjadi Gubernur," tegas Prabowo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Prabowo Subianto. (tvOnenews/Muhammad Bagas)
Dia kembali menekankan bahwa kalau Presiden Jokowi diktator maka Anies tidak mungkin jadi gubernur.
"Saya waktu itu oposisi Mas Anies, Anda ke rumah saya, kita oposisi, Anda oposisi Anda terpilih," tegasnya.
Sementara itu, Saut Situmorang selaku juru bicara Anies Baswedan hadir di acara 'Menuju Istana 2024' tvOne, ia menanggapi jawaban dari Prabowo Subianto soal tema demokrasi.
"Kalau ada waktu adik-adik (mahasiswa) semua, diputar ulang, sebenarnya pak Anies ngomong apa? sehingga pak Prabowo menanggapi itu, pelan-pelan dilihat gitu," ujarnya dilansir dari Youtube tvOnenews.
Mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan bahwa esensi atau maksud yang disampaikan oleh Anies Baswedan adalah bukan dia tidak suka demokrasi.
"No,no,no, tanya tuh anak Paramadina di belakang tuh, justru yang dipertanyakan adalah tiga hal tentang demokrasi saat ini, jalannya itu nggak bener, ngomong susah, itu kan kaitannya spanduk ada satu tuh," ungkapnya.
"Jadi ada tiga hal, jadi bukan dia nggak suka demokrasi, cuman ini pelan-pelan didengar lagi deh supaya kita bisa capture benar, bahwa yang disampaikan oleh paslon nomor urut 2, jadi sebenarnya salah tangkap juga," ungkapnya.
Saut Situmorang, Juru Bicara Anies Baswedan. (tvOne)
Saut menuturkan bahwa pihak Prabowo Subianto salah tangkap dari maksud yang disampaikan oleh Anies Baswedan.
"Jadi massage yang dia sampaikan adalah bukan dia tidak suka demokrasi, kemudian pas bilang kamu hasil demokrasi, Yes of course, tetapi demokrasinya yang tidak dijalankan dengan baik," pungkasnya.
"Termasuk kalau kita ngomong, dipanggil, demokrasi itu kan kalau bahasanya Mas Habib ini kan parle, parle itu bicara, itulah demokrasi," ujarnya.