news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret mobil Isuzu series Elf yang menabrak seorang penyapu koin naik ke atas trotoar di jalur Pantura, di Jembatan Sewo perbatasan Subang-Indramayu.
Sumber :
  • Istimewa

Sempat Diingatkan Gubernur Dedi Mulyadi, Penyapu Koin di Jembatan Sewo Tertabrak Mobil Elf saat Arus Balik

Imbauan dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) tampak tak efektif. Seorang penyapu koin tertabrak mobil Isuzu Series Elf di Jembatan Sewo, Selasa (24/3/2026).
Rabu, 25 Maret 2026 - 01:33 WIB
Reporter:
Editor :

Subang, tvOnenews.com - Tradisi penyapu koin di Jembatan Sewo, di jalur Pantura perbatasan Subang-Indramayu sempat mendapat perhatian keras dari Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.

Imbauan dari Dedi Mulyadi tampak tak berjalan efektif. Terkini, seorang penyapu koin tertabrak sebuah mobil Isuzu Series Elf berwarna silver saat periode arus balik Lebaran 2026.

Berdasarkan video yang beredar, insiden penyapu koi ditabrak mobil elf di Jembatan Sewo pada Selasa (24/3/2026), sekitar pukul 17.40 WIB.

Saksi mata berpendapat sopir kagok mengendarai mobil elf tersebut. Itu terjadi saat melintasi di mana ratusan penyapu koin berjejeran di pinggir jalan dari sebelum dan setelah Jembatan Sewo.

Seorang penyapu koin diamankan polisi setelah ditabrak mobil elf di Jembatan Sewo, di jalur Pantura perbatasan Subang-Indramayu
Sumber :
  • Istimewa

Sang sopir pun membanting stir mobil. Akibatnya, seorang penyapu koin mengenakan pakaian warna hitam tertabrak saat mobil elf tidak terkendali.

Laka tersebut membuat mobil elf itu naik ke atas trotoar. Sementara, penyapu koin yang menjadi korban laka mengalami luka-luka dan langsung diamankan oleh polisi.

Kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan dan melamban dari dua sisi jalur Pantura.

Momen Dedi Mulyadi Bubarkan Penyapu Koin di Jembatan Sewo

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sidak ratusan penyapu koin di kawasan Jembatan Sewoharjo
Sumber :
  • Instagram/@dedimulyadi71

Sebelumnya, tradisi sapu koin di Jembatan Sewo telah terjadi saat memasuki periode arus mudik Lebaran 2026.

Saat itu KDM sapaan akrabnya, sidak para penyapu koin. Dalam kunjungannya, Gubernur Jabar tersebut tak segan menertibkan ratusan warga yang menjalani tradisi sapu koin di jalur Pantura.

Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, aktivitas sapu koin mengganggu kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Selain itu, kegiatan menyapu koin juga membahayakan para pemudik dan pengendara yang melewati jalur Pantura.

KDM berharap ratusan warga membubarkan diri. Ia bahkan memarahi mereka yang tetap melakukan tradisi sapu koin.

"Ini para pencari koin nih. Mau Lebaran di pinggir jalan cari koin, panas dan berbahaya. Sekarang pulang ke rumahnya masing-masing, jangan lain memungut koin," tegas Dedi Mulyadi, Rabu (18/3/2026).

Dedi Mulyadi Guyur Kompensasi Rp600 Ribu

Dedi Mulyadi (KDM) tertibkan penyapu koin di jalur Pantura
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Dedi Mulyadi memahami tradisi tersebut telah terjadi selama bertahun-tahun. Ratusan warga menjalani kegiatan sapu koin bermula dari mitos tragis dialami kakak beradik, Saedah dan Saenih.

Pada saat itu, kakak beradik tersebut meninggal dunia di Jembatan Sewo. Pad 1974, kendaraan bus terlibat dalam kecelakaan maut.

Dari insiden itu, ratusan warga berharap pengendara melempar uang, minimal dalam berbentuk koin. Mereka menganggap koin yang dilempar sebagai saweran hingga sedekah dari pengendara.

Selain itu, pengandara dipercaya akan terhindar dari gangguan mistis dan koin yang dilempar dipercaya dapat menjaga keselamatan saat melintasi jalur Pantura.

Sebagai Gubernur, Dedi Mulyadi memberikan kompensasi sebesar Rp600 ribu terhadap warga yang tidak beraktivitas menyapu koin sampai 28 Maret 2026 di tengah periode libur Lebaran 2026.

Dedi Mulyadi mengatakan, hitungan kompensasi yang diguyur oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sebesar Rp50.000 per hari.

"Nanti saya urus dengan kepala desa. Ini saya kasih paket uang untuk lebaran. 16 hari nggak boleh cari-cari koin ya," jelas Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi memastikan para warga benar-benar berhenti menjalani tradisi yang dinilai dapat membahayakan keselamatan mereka maupun pengendara melintasi area tersebut.

"Mau menurut nggak?," tegas KDM.

Sebagian warga pun menerima tawaran tersebut. Namun setelah KDM meninggalkan lokasi, beberapa penyapu koin kembali berjejeran di pinggir jalan di sepanjang area Jembatan Sewo.

Mereka tolak menerima uang kompensasi Rp600 ribu yang diguyur oleh KDM. Mereka menganggap tradisi ini hanya terjadi setahun sekali, terutama saat periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Mereka bahkan menganggap penghasilan dari menyapu koin per hari lebih besar ketimbang uang kompensasi yang diberikan oleh Gubernur Jabar tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral