- Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah Terhadap Dolar As, Presiden Prabowo Langsungkan Pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Kepala Lembaga
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terus menagalami pelemahan dengan penutupan pada level Rp17.424 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (5/5/2026).
Level pelemehaan ini semakin meningkat sebesar 0.17 persen dari sebelumnya pada level Rp17.394 per dolar AS.
Di tengah terus melemahnya rupiah terhadap dolar AS, Presiden RI, Prabowo Ssubianto lantas melakuakn pemanggilan sejumlah kepala lembaga dan menteri ekonomi ke Istana pada Selasa (5/5/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian0, Airlangga Hartarto mengaku pemanggilan ini berakitan dengan permasalahan ekonomi.
"Nanti ada beberapa yang dibahas," kata Airlangga, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut belum mengetahui sektor-sektor apa saja yang akan dibahas bersama Presiden Prabowo.
Terkait dengan pembahasan nilai tukar rupiah, Purbaya mengatakan hal tersebut akan dilakukan oleh bank sentral.
Menurut dia, kedatangannya akan fokus pada pembahasan isu-isu ekonomi.
"Belum tahu, paling diskusi masalah ekonomi," katanya.
Pada rapat terbatas sore ini, sejumlah menteri yang hadir antara lain Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Menteri Riset Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi/CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu, hadir juga Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fauzi, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution, Komisaris Utama MIND ID Fuad Bawazier, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan Gubernur BI Perry Warjiyo.(ant/raa)