- Ist
Pengamat: MBG Jadi Fondasi Penting dan Strategis SDM Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045
Menurut Teguh, pendekatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia dalam Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam penguatan kualitas SDM dan pemerataan kesejahteraan sosial.
Pria yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan University of New South Wales Australia itu juga menilai Program MBG merupakan investasi strategis dan penting dalam jangka panjang untuk meningkatkan kualitas daya saing bangsa bangsa yang lebih kompetitif ke level global.
Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi mengenai pentingnya pola makan bergizi sejak usia dini.
Teguh mengatakan dirinya berasal dari keluarga sederhana, namun orang tuanya tetap berusaha menyediakan makanan bergizi dengan segala keterbatasannya seperti sayuran, kacang-kacangan, susu, tempe, tahu, daging, ikan dan buahbuahan untuk menunjang tumbuh kembang anak.
“Dari situ saya belajar bahwa gizi sangat menentukan kualitas SDM dimasa mendatang. Ketika anak-anak dipersiapkan sejak kecil dengan gizi yang baik, mereka punya peluang lebih besar untuk bersaing dan berkembang dimasa depan,” ucapnya.
Selain memiliki pengalaman panjang di bidang jaminan sosial khususnya dalam bidang investasi, keuangan, perencanaan strategis, change management, Kepala Kantor Wilayah dan manajemen risiko, Teguh juga aktif dalam berbagai forum nasional dan internasional terkait perlindungan sosial, investasi, dan ketenagakerjaan.
Ia berharap Program MBG dapat terus diperkuat sebagai bagian dari strategi besar negara dalam membangun fondasi kuat untuk generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“MBG adalah langkah awal membangun SDM berkualitas dan unggul Indonesia. Ini bukan hanya program jangka pendek, tetapi investasi besar bangsa berkelanjutan dalam jangka panjang untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.