news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo dalam Penyerahan Uang Hasil Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026)..
Sumber :
  • Setpres

Prabowo Sebut Bandit Perampok Tidak Suka Sama Satgas PKH: Kamu Takut Mereka Atau Bela Rakyat?

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Satgas PKH harus tetap teguh meski menghadapi intimidasi maupun penolakan saat melakukan upaya penindakan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 16:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilainya bekerja di tengah tekanan dari pihak-pihak yang dirugikan oleh penegakan hukum.

Ia bahkan menyebut para pelaku kejahatan ekonomi sebagai “bandit” yang tidak menyukai keberadaan satgas tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penyerahan uang hasil penertiban kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Satgas PKH harus tetap teguh meski menghadapi intimidasi maupun penolakan.

“Saya paham Satgas PKH bukan Satgas yang sekarang disukai. Banyak yang tidak suka sama kalian. Ya itu, bandit-bandit perampok itu gak suka sama kalian. Ya tinggal kamu, kamu takut sama mereka atau kamu bela rakyat? Tergantung kamu,’” ujar Prabowo.

Prabowo kemudian menilai capaian Satgas PKH dalam menyelamatkan aset negara masih merupakan bagian kecil dari potensi kerugian negara yang lebih besar. Ia menyebut masih ada ratusan hingga ribuan triliun rupiah kekayaan negara yang perlu diamankan.

“Tapi saya lihat prestasi kalian. Empat kali saya diundang atas nama rakyat, saudara menyetor. Padahal ini baru sekelumit kekayaan yang berhasil kita selamatkan. Perjuangan masih susah, masih ratusan triliun, masih ribuan triliun yang harus kita selamatkan,” sambungnya.

Ia juga menegaskan agar seluruh aparat yang tergabung dalam Satgas PKH tidak gentar menghadapi tekanan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Jangan takut diancam, jangan takut dihina, jangan takut difitnah. Kita difitnah, kita dihina, kita diejek karena kita ditakuti. Kita ditakuti karena kita menegakkan kebenaran dan keadilan,” kata dia.

Prabowo diketahui telah empat kali menyaksikan penyerahan uang triliunan rupiah hasil kerja Satgas PKH ke kas negara. Penyerahan pertama terjadi pada 20 Oktober 2025 dengan nilai Rp13 triliun hasil penyitaan kasus korupsi ekspor CPO dari tiga korporasi.

Kemudian pada 24 Desember 2025, negara menerima Rp6.625.294.190.469,74. Selanjutnya pada 10 April 2026, penyerahan mencapai Rp11.420.104.815.858.

Terakhir, pada 13 Mei 2026, Satgas PKH kembali menyerahkan Rp10.270.051.886.464 sebagai hasil penertiban dan penyitaan aset negara. (agr/rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
01:00
01:47
01:13
06:09
01:54

Viral