- Istimewa
Presiden Prabowo Senang Lihat Duit Triliunan Disita: Ini Suatu Kehormatan
Dengan nada satir, Prabowo menyebut kemungkinan keluarga atau ahli waris pemilik rekening bahkan tidak mengetahui keberadaan uang tersebut karena telah lama tidak tersentuh.
“Mungkin dia banyak istri muda atau piaraan-piaraan, jadi istri-istrinya, ahli warisnya enggak tahu bahwa dia punya uang di bank-bank tersebut. Sudah sekian tahun tidak diurus,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tercatat sudah empat kali menyaksikan langsung penyerahan uang triliunan rupiah hasil sitaan dan penagihan negara dari berbagai kasus besar maupun operasi Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).
Penyerahan pertama berlangsung pada Senin (20/10/2025), saat negara menerima Rp13 triliun hasil penyitaan perkara korupsi ekspor crude palm oil (CPO) dari tiga korporasi.
Selanjutnya, pada Rabu (24/12/2025), pemerintah kembali menerima uang sitaan sebesar Rp6.625.294.190.469,74.
Penyerahan ketiga dilakukan pada Jumat (10/4/2026) dengan nilai mencapai Rp11.420.104.815.858.
Terbaru, pada Rabu (13/5/2026), Prabowo kembali menghadiri penyerahan uang hasil sitaan dan penertiban Satgas PKH senilai Rp10.270.051.886.464.(agr/raa)