news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/5)..
Sumber :
  • Antara

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Kamis, 14 Mei 2026 - 03:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 

Polda Metro Jaya membeberkan bahwa alasan utama tersangka Taufik alias Gembel (26) nekat membacok dan merampas harta korbannya adalah demi mendapatkan modal untuk membeli narkotika.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, menjelaskan bahwa hasil kejahatan tersebut tidak hanya digunakan untuk foya-foya narkoba, tetapi juga untuk menyambung hidup. 

Selain itu, tersangka diketahui memiliki peran lain di jaringan gelap peredaran gelap zat adiktif.

"Adapun motif tersangka yaitu membutuhkan uang untuk membeli narkoba dan juga kebutuhan sehari-hari, dan dalam pengembangan tersangka ini juga sebagai kurir narkoba," ungkap Danang saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (13/5).

Mengenai cara kerjanya, Danang menyebut Taufik dan komplotannya kerap beraksi dengan cara berpatroli mencari mangsa yang lengah di area yang minim pengawasan atau sepi. 

Pelaku tidak akan membiarkan korbannya pergi begitu saja jika mencoba mempertahankan harta benda mereka.

"Selanjutnya ketika para pelaku sudah menemukan calon korban, pelaku langsung menghampiri korban dan mengancam dengan menodongkan senjata tajam. 
Apabila korban melakukan perlawanan, pelaku tidak segan-segan untuk melukai korban," jelas Danang.

Dalam penggerebekan ini, pihak kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya ponsel dan motor Honda Scoopy milik korban, sepeda motor RX King hitam milik pelaku, serta rekaman CCTV di lokasi kejadian sebagai penguat bukti. 

"Adapun barang bukti yang sudah berhasil diamankan yaitu satu unit ponsel milik korban, satu unit motor Honda Scoopy warna putih hitam milik korban, satu unit motor RX King milik pelaku warna hitam, dan rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP," tambahnya.

Meski Taufik sudah mendekam di balik jeruji besi, polisi menegaskan pengejaran belum usai. Tiga rekan tersangka yang berinisial GR, PI, dan JU kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Peristiwa ini sebelumnya menjadi buah bibir setelah video amatir dari akun Instagram @info.kebonjeruk memperlihatkan detik-detik korban dihadang segerombolan pemuda saat sedang parkir di pinggir jalan pada Senin (4/5) dini hari. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
01:00
01:47
01:13
06:09
01:54

Viral