news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangkapan layar - Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (9/5)..
Sumber :
  • YouTube/MPRGOID

Akhir dari Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Hingga Perwakilan Nasional, SMAN 1 Pontianak Beberkan Isi Surat

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR yang telah mencuri perhatian publik kini pada tahap akhir, dan saat ini, polemik itu sudah menemukan titik terang,
Rabu, 20 Mei 2026 - 15:15 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta , tvOnenews.com - Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR yang telah mencuri perhatian publik kini pada tahap akhir, dan saat ini, polemik itu sudah menemukan titik terang, hingga sudah membicarakan terkait peserta yang mewakili Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Lomba Cerdas Cermat Pilar 4 di tingkat nasional.

Sebelumnya diberitakan, SMAN 1 Pontianak secara resmi menolak untuk terlibat dalam lomba cerdas cermat ulang. Menyikapi hal ini, MPR melalui Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno sangat menghormati sikap SMAN 1 Pontianak.

“Surat resmi dari SMAN 1 Pontianak sudah kami diterima dan kami menghormati sikap tersebut. Dialog sudah kami lakukan dengan pihak SMAN 1 secara terbuka dan penuh kekeluargaan ketika Kepala dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bersilaturahim ke MPR RI pada hari Kamis (14 Mei),” ucap Eddy Soeparno.

Eddy Soeparno juga merespons isu mengenai intimidasi dari oknum tertentu terhadap Josepha dan rekan-rekannya grup C SMAN 1 Pontianak. 

Eddy Soeparno menegaskan tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha dan rekan-rekannya maupun pihak SMAN 1 Pontianak sebagai kelembagaan. 

“Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Sikap mereka wajib dihormati dan saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun,” jelas Eddy. 

Bahkan ia menjelaskan Pimpinan MPR terbuka dan  mengapresiasi support berbagai pihak terhadap Josepha Alexandra dan rekan-rekannya di SMA 1 Pontianak Kalimantan Barat. 

“Ini menjadi momentum perbaikan terus menerus bagi rangkaian acara LCC Empat Pilar MPR RI sekaligus perbaikan bagi berbagai metode Sosialisasi Empat Pilar MPR ke depannya,” jelas Eddy. 

Eddy Soeparno juga menghargai kebesaran hati pimpinan SMAN 1 Pontianak yang siap membantu SMAN 1 Sambas selaku juara 1 lomba, untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi tahapan final nantinya.

“Saya salut dengan sikap kesatria dan sportivitas tinggi dari seluruh civitas SMAN 1 Pontianak yang tidak hanya siap mendukung juara 1 lomba untuk maju ke tahapan final lomba nasional LCC, namun juga semangat mereka untuk tetap mengikuti LCC MPR RI di tahun-tahun mendatang," ucapnya.

Selain itu, MPR memastikan SMAN 1 Sambas resmi mewakili Kalbar pada LCC 4 Pilar di tingkat nasional. Bahkan, Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto jelaskan,  pihaknya datang untuk membalas kunjungan Kepala SMAN 1 Pontianak bersama para siswa ke Jakarta beberapa waktu lalu. 

“Pihak kami sangat mengapresiasi sikap dan pernyataan resmi SMAN 1 Pontianak,” ungkap Abraham.

Bahkan ia menilai, MPR sempat mempertimbangkan opsi pertandingan ulang pasca kejadian tersebut.

Namun, kondisi mental para peserta menjadi perhatian utama sehingga keputusan itu urung diambil.

“Kami sempat memutuskan untuk tanding ulang, tetapi ternyata hal itu juga memengaruhi mental anak-anak. Akhirnya kami melihat bahwa tujuan sosialisasi 4 Pilar justru sudah tecermin dari sikap mereka dalam menjaga persatuan dan toleransi,” beber Abraham. 

SMAN 1 Pontianak Dukung SMAN 1 Sambas Dalam pertemuan itu, MPR juga menerima dan menghormati keputusan SMAN 1 Pontianak yang mendukung SMAN 1 Sambas maju ke tingkat nasional. 

Dengan keputusan tersebut, SMAN 1 Sambas resmi ditetapkan sebagai wakil Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional di Jakarta. 

“Kami datang untuk menyampaikan bahwa MPR menerima masukan dari pihak sekolah, dan SMAN 1 Pontianak sudah mendukung SMAN 1 Sambas yang akan maju mewakili Kalbar. LCC tahun depan juga akan tetap berlanjut,” jelas Abraham. 

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati menegaskan, pihaknya mendukung penuh keputusan tersebut. 

“Sesuai pernyataan SMAN 1 Pontianak pada 14 Mei 2026, kami siap mendukung SMAN 1 Sambas untuk maju ke tingkat nasional tahun 2026 pada LCC 4 Pilar mewakili Kalimantan Barat,” ujar Indang. 

Indang menyebut dukungan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang memuat delapan poin sikap sekolah. (aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:50
02:34
01:38:42
16:07
13:47
14:22

Viral