news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (kiri)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Istana Akui Tata Kelola Program MBG Bermasalah, Mensesneg: Kita Butuh Penataan Menyeluruh

Pemerintah mengakui perlunya pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG di tengah memanasnya protes investor dan mitra SPPG yang mengeluhkan banyak dapur MBG belum juga beroperasi meski telah dibangun dengan investasi miliaran rupiah.
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mengakui perlunya pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah memanasnya protes investor dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengeluhkan banyak dapur MBG belum juga beroperasi meski telah dibangun dengan investasi miliaran rupiah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah bersama kementerian terkait telah menyepakati perlunya penataan ulang terhadap pelaksanaan program unggulan tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul dalam implementasi MBG di lapangan.

“Jadi memang kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari apa namanya program MBG ini,” kata Prasetyo Hadi di Gedung Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).

Menurut Prasetyo, pemerintah memetakan sejumlah klaster persoalan yang membutuhkan perhatian khusus. Meski demikian, ia menegaskan sebagian besar pelaksanaan program masih berjalan sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Kalau bicaranya waktu, tentu secepat-cepatnya. Karena memang kan sebetulnya ada klaster-klasternya, ada klaster permasalahan,” ujarnya.

“Jadi yang sebagian besar kan berjalan apa namanya sesuai dengan mekanisme dan SOP yang sudah ditetapkan, jadi itu jalan terus. Nah, ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang, kita benahi,” lanjutnya.

Penataan ulang tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan MBG, termasuk tata kelola dapur-dapur yang selama ini menjadi sorotan para investor dan mitra pelaksana program.

Di tengah proses evaluasi tersebut, pemerintah juga mengaku akan mempercepat perluasan manfaat program ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian lebih besar.

“Termasuk tadi ada satu permohonan yang menurut kami juga bagus untuk kita segera prioritaskan juga di daerah yang 3T untuk bisa secepatnya saudara-saudara kita mendapatkan manfaat dari program makan bergizi gratis ini,” kata Prasetyo.

Selain itu, pemerintah mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah penerima manfaat dari kelompok prioritas yang dikenal sebagai 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
05:01
09:20
06:52
03:24
01:04

Viral