- Go Ahead Eagles
NAC Breda Kalah Gugatan, KNVB Berterima Kasih Karena Hadirkan Skandal Paspoortgate yang Seret Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dean James
Jakarta, tvOnenews.com - NAC Breda kalah dalam gugatan Skandal Paspoortgate dari KVNB setelah Pengadilan Utrecht memutuskan untuk menolak permintaan klub.
NAC Breda dipastikan tak bisa mendapatkan tuntutannya berupa pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang memainkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James.
Dean James yang berganti paspor pada Maret 2025 memang terbukti tidak sah untuk tampil membela Go Ahead Eagles karena tak memiliki izin kerja setelah statusnya sebagai pemain lokal hilang menjadi pemain non-Uni Eropa.
Usai dipastikan mendapatkan dukungan dari Pengadilan Utrecht, KVNB melalui dewan kompetisi sepak bola justru berterima kasih pada NAC Breda.
KNVB ingin sepenuhnya fokus pada sisa kompetisi dan tak lagi membahas skandal Paspoortgate. Apalagi sudah ada solusi untuk para pemain naturalisasi kelahiran Belanda yang mendapatkan izin bekerja.
Dilansir dari laman NAC Fans NL, KNVB dalam pernyataannya menyesalkan hadirnya skandal Paspoortgate. Namun situasi ini justru menjadi pembelajaran bagi pihak federasi.
"Tentu saja tidak pernah menyenangkan untuk menghadapi salah satu klub di pengadilan," tulis pernyataan KVNB dikutip Selasa (5/5/2026).
KNVB menilai bahwa NAC Breda membuka mata federasi untuk mencari solusi bagi Liga Belanda. Apalagi akibat skandal Paspoortgate, 133 pertandingan terancam terdampak dengan efek domino dari laporan NAC Breda tersebut.
"Hakim telah memutuskan bahwa dewan kompetisi bertindak dengan hati-hati dan sesuai dengan aturan yang berlaku," tulis pernyataan KNVB.
"Sekarang kami semua, termasuk NAC Breda fokus pada sisa kompetisi," lanjut pernyataan federasi.
KNVB memastikan NAC Breda telah menerima putusan tersebut. Walau skandal Paspoortgate ditutup, namun KVNB memastikan solusi yang bisa menjadi tengah bagi semua pihak terlibat.
"NAC Breda mengangkat isu penting ini, yang untungnya berhasil kami selesaikan dengan cepat dan penuh usaha. Hal ini penting untuk saat ini dan masa depan," tutup pernyataan KNVB. (hfp)