- Tangkapan layar Youtube Lembur Pakuan Channel
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam
"Kenapa ada-ada saja kepala dinas, mana sok kumpulin semua di sini," tuturnya.
Pekerja di lokasi kemudian menjelaskan bahwa enam pekerja yang mengurus kopi bahkan sudah pulang sejak siang hari.
"Jam 11 pulangnya, datangnya jam 6," jelas pekerja.
Dari penjelasan itu, Dedi Mulyadi mengetahui bahwa hanya tiga orang yang benar-benar fokus mengurus pembibitan pohon.
"Ya Allah Ya Robbi, ini gimana kepala Dinas Kehutanan. Macam-macam aja Kepala Dinas Kehutanan," ucapnya.
Ia lalu memerintahkan agar pekerja yang sebelumnya dialihkan segera kembali fokus menangani kawasan penghijauan.
"Yang 6 orang mulai besok, jangan ngurusin bibit, balik lagi ngurusin ini kata Gubernur," tegasnya.
"Ini 9 orang kan? berarti nyari 5 orang lagi jadi se hektar satu orang," lanjut Dedi Mulyadi.
Selain itu, KDM juga menyoroti kondisi jalur Puncak yang dipenuhi sampah. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Dinas PU Provinsi Jawa Barat segera melakukan pembersihan.
"Ini jalur puncak, banyak sampahnya, saya tugasin nih Pak Bupati Cianjur, Kepala PU Provinsi, bersih. Ini orang tiap hari nyari uang di puncak, tapi gamau bersihin jalan," tuturnya.
Di akhir peninjauan, Dedi Mulyadi memberikan arahan langsung kepada para pekerja yang nantinya akan berjumlah 14 orang.
"Mulai besok semangat ya, pupuknya di (kasih), semangat, nanti ada tim untuk ngegali (ambil) batu, terus sebagian babat-babat," ujarnya.
Ia juga menegaskan agar para pekerja tidak lagi dialihkan untuk mengurus tanaman kopi dan tetap fokus pada perawatan pohon di kawasan tersebut.
"14 orang cukup kan? tidak lagi ngurus kopi, semua ngurus pohon yang sudah ada, bilang kalau Pak Kadisnya ngomong, diperintah Gubernur, okey? dan bisa dikasih plus plus sama saya," ucap KDM. (ind)