- muhammad imron
Tragis, Pemuda di Gandusari Tewas Akibat Ledakan Petasan Balon Udara
Blitar, tvOnenews.com - Seorang warga di Kabupaten Blitar meninggal dunia akibat ledakan petasan yang digantungkan pada balon udara tanpa awak saat perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi. Dua anak lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muhaini mengatakan peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di area persawahan Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, warga sekitar tengah melaksanakan salat Idul Adha.
“Korban meninggal diketahui berinisial I (23), korban mengalami luka sangat parah akibat ledakan petasan, mulai dari tangan kanan putus hingga siku,” katanya.
Lanjut Aiptu Muhaini korban juga mengalami luka bakar di bagian wajah sampai perut, serta sempat dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan di rumah sakit.
“Selain itu, dua anak yang berada di lokasi turut menjadi korban. Korban ADR (11) mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan dagu. Sementara korban D (12) mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan wajah dalam kondisi sadar,” lanjutnya.
Kejadian bermula saat korban bersama enam anak lainnya bermain menerbangkan balon udara tanpa awak yang digantungi petasan di tengah sawah.
“Saat korban I memegang petasan tersebut, tiba-tiba terjadi ledakan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat,” imbuhnya.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor Gandusari. Petugas gabungan dari SPKT dan Tim Inafis Satreskrim Polres Blitar kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selanjutnya seluruh korban dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi guna mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban I tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.
“Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian,” pungkasnya. (min/far)