- Wawan Sugiarto/tvOne
Kirim Chat Mesra ke Istri Orang, Penghulu di Probolinggo Kena Amuk hingga Dibacok
Probolinggo, tvOnenews.com - Seorang penghulu di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menjadi korban pembacokan pada Sabtu (24/10/2026) siang.
Peristiwa pembacokan itu diduga dipicu persoalan chat mesra melalui aplikasi pesan singkat. Pelaku kini telah diamankan setelah menyerahkan diri ke polisi.
Korban diketahui bernama Ridho'i (33), warga Desa Purut, Kecamatan Lumbang. Sementara itu, terduga pelaku adalah Bahlul Ulim (32), warga Desa Sumendi, Kecamatan Tongas.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Irma Wijayanti, korban tiba-tiba masuk ke sebuah toko dengan kondisi terluka. Tak lama kemudian, pelaku menyusul korban sambil membawa celurit.
- viva.co.id
"Jadi, korban tiba-tiba masuk ke toko dalam keadaan luka, diikuti oleh pelaku yang membawa celurit. Meski ikut masuk, pelaku tak sampai mengejar korban," ujar Irma.
Setelah melakukan pembacokan, pelaku meninggalkan tempat kejadian. Pelaku kemudian mendatangi Polsek Lumbang untuk menyerahkan diri. Adapun korban segera dievakuasi ke RSUD Tongas guna mendapatkan penanganan medis.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi juga dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.
Irma menyebut, korban mengalami lima luka akibat pembacokan. Ia berharap proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Korban mengalami lima luka, di antaranya di bagian bahu hingga telinga. Sebagai saudaranya, saya berharap pelaku dihukum setimpal," imbuhnya.
Plt. Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut.
Menurutnya, anggota Polsek Lumbang telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
"Selain melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mengumpulkan barang bukti, kami juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini," jelasnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui secara pasti motif pembacokan yang menimpa korban. (wso/muu)