- Istimewa
Festival Seni Budaya Aisyiyah Sumbang 2 Ribu Buku Untuk Korban Bencana Alam di Aceh dan Sumatera
tvOnenews.com - Festival Seni Budaya Aisyiyah 2025 yang digelar Sabtu (10/01/ 2026) di Auditorium Saraswati Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta berlangsung semarak.
Kegiatan Festival Seni dan Budaya Aisyiyah (FESIBA) 2025 diinisiasi oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Aisyiyah yang diikuti oleh seluruh wilayah se-Indonesia.
Tak hanya menampilkan adu kreativitas dan seni dengan berbagai baju busana adat masing masing daerah, pada Festival Seni Budaya Aisyiyah ini juga disumbangkan 2 ribu buku atau pustaka anak untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
Ketua LBSO, Wiwied Widyastuti, menyampaikan FESIBA 2025 menampilkan berbagai kegiatan seperti lomba seni, lomba karya tulis ilmiah (LKTI), serta lomba budaya lainnya. Seluruh kegiatan ini bertujuan memperkaya semangat kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai Islam sebagai bagian dari strategi kebudayaan Muslim Indonesia yang berkemajuan.
"Seni dan budaya merupakan elemen penting dalam dakwah kemanusiaan dan keumatan. “Jejak-jejak budaya Aisyiyah bisa menjadi narasi kuat dalam dakwah, mulai dari peninggalan heritage, lagu-lagu persyarikatan, hingga literasi film. Kita harus giat mendokumentasikan, menyebarluaskan, dan memainkan kembali karya-karya itu agar nilai moral dan spiritualnya sampai ke masyarakat luas,” ujarnya.
Festival ini juga akan menjadi wadah edukatif dan inspiratif yang mendorong cabang dan ranting ‘Aisyiyah untuk menggali potensi seni Islam. Seperti kegiatan pemutaran film “Nyai Ahmad Dahlan” yang dilaksanakan selama delapan hari berturut-turut, sebagai bagian dari upaya membangun literasi visual yang Islami.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti ‘Aisyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan forum silaturahmi nasional yang memperkuat ukhuwah dan pertukaran gagasan antar kader. LBSO menghadirkan suasana yang menggembirakan dan menyehatkan karena ada seni di dalamnya. Ini adalah perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan seni yang kita kembangkan adalah seni yang menumbuhkan kehalusan budi dan keindahan ruhani,” tuturnya.
Tak hanya itu, dalam kegiatan ini LBSO juga akan mendonasikan sebanyak 2 ribu buku anak kepada anak-anak di lokasi bencana alam di Aceh dan Sumatera.