- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, 17 Ribu Kendaraan Diprediksi Melintasi Gerbang Tol Purwomartani
Sleman, tvOnenews com - Puncak arus mudik lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3/2026) mendatang.
Pada periode tersebut, sekitar 17 ribu kendaraan diperkirakan akan melintasi Gerbang Tol (GT) Purwomartani di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Prediksi tersebut disampaikan oleh PT Jasamarga selaku pihak pengelola jalan tol Yogya - Solo seusai prosesi flag off, Senin (16/3/2026).
Menurut perhitungan, volume kendaraan tersebut meningkat sekitar 3-8 persen dibandingkan arus mudik lebaran 2025 lalu.
"Prediksi kami, puncak arus mudik tahun ini tertinggi terjadi tanggal 18 Maret ada sekitar 17 ribu kendaraan. Meningkat paling sekitar 3-8 persen dibandingkan tahun lalu," ungkap Rudy Hardiansyah, Direktur Utama PT Jasamarga Yogya - Solo.
Rudy menuturkan, jalan tol Yogya - Solo segmen Purwomartani - Prambanan menjadi jalur alternatif yang dikhususkan bagi pemudik dari wilayah DI Yogyakarta menuju Prambanan, Jawa Tengah. Harapannya, dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan arteri Yogya - Solo.
GT Purwomartani dibuka secara fungsional dan gratis mulai 16 - 29 Maret 2026 pukul 06.00 - 18.00 WIB bagi kendaraan golongan I non bus.
"Kalau dari tren yang ada, biasanya pemudik (yang lewat di GT Purwomartani) setelah sore menjelang berbuka atau setelah sahur pagi. Tapi kalau pemudik dari arah barat atau timur sampai sini sore. Jadi biasanya memang sore agak tinggi," tutur Rudy.
PT Jasamarga juga memperkirakan puncak arus balik lebaran akan terjadi pada Selasa (24/3/2026) mendatang. Volume kendaraan diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan saat puncak arus mudik lebaran 2025.
Di lokasi yang sama, Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafaat menambahkan, aparat kepolisian telah menyiapkan skema bila terjadi penumpukan kendaraan di jalan arteri Yogya - Solo. Mengingat, jarak antara jalan arteri sampai dengan GT Purwomartani hanya 350 meter.
"Apabila antrean dari gate sudah mencapai arteri, maka arus akan kita alihkan ke Prambanan. Kalau (GT Purwomartani) sudah terurai, sudah landai akan kita buka kembali," terangnya.
Aparat kepolisian dalam hal ini Ditlantas Polda DI Yogyakarta telah mendirikan pos pantau di depan jalan arteri. Melalui pos ini, petugas akan memantau panjang antrean GT Purwomartani sampai dengan jalan arteri Yogya - Solo.