news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi saham..
Sumber :
  • Antara

Saham INET Melonjak 10%, Diborong Asing di Tengah Rights Issue Rp3,2 Triliun

Saham INET melonjak 10,58% ke Rp575 dan diborong asing. Saham emiten telekomunikasi ini masih bullish di tengah rights issue Rp3,2 triliun.
Selasa, 20 Januari 2026 - 11:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comSaham INET milik PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Senin (19/1/2026). Saham INET melesat 10,58% ke level Rp575 per saham, sekaligus menjadi salah satu saham telekomunikasi paling aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lonjakan harga saham INET terjadi seiring derasnya aksi beli investor asing. Data perdagangan mencatat sebanyak 2,24 miliar lembar saham Sinergi Inti Andalan Prima berpindah tangan dengan frekuensi transaksi mencapai 162.149 kali dan nilai transaksi tembus Rp1,25 triliun. Investor asing tercatat membukukan net buy saham INET sebesar Rp27,69 miliar.

Tingginya minat pasar membuat volume saham INET melonjak tajam dibandingkan hari-hari sebelumnya. Pergerakan agresif ini menjadikan saham INET hari ini sebagai salah satu top gainer di sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital.

Saham INET Masih dalam Tren Bullish

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menilai pergerakan saham INET masih berada dalam tren bullish secara teknikal. Harga saham INET dinilai berhasil rebound dari area support kuat di kisaran 470–515, yang sebelumnya menjadi zona konsolidasi.

“Potensi terdekat jika penguatan berlanjut akan menuju resistance pada 596–690, dengan peluang kenaikan hingga sekitar 20% dari posisi saat ini,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya.

Secara teknikal, reli saham telekomunikasi INET juga ditopang oleh lonjakan volume transaksi, yang menunjukkan adanya akumulasi dari pelaku pasar besar. Kondisi ini membuat banyak investor ritel ikut memburu saham INET, terutama setelah harga berhasil menembus resistance jangka pendek.

Investor Asing Borong Saham INET

Masuknya dana asing menjadi salah satu katalis utama penguatan saham INET. Net buy asing Rp27,69 miliar mencerminkan kepercayaan investor global terhadap prospek bisnis PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk, khususnya di sektor jaringan fiber optik dan layanan telekomunikasi berbasis data.

Aksi beli asing juga mendorong likuiditas saham INET meningkat signifikan, sehingga memudahkan investor masuk dan keluar posisi. Kondisi ini memperkuat sentimen positif terhadap harga saham INET dalam jangka pendek.

Rights Issue Jadi Perhatian Pasar

Selain faktor teknikal dan aksi beli asing, pasar juga mencermati langkah korporasi besar yang sedang dijalankan emiten berkode INET tersebut. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk tengah menggelar rights issue dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 12,78 miliar lembar.

Setiap 1 HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham baru INET dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Periode pelaksanaan rights issue saham INET berlangsung pada 8–22 Januari 2026.

Melalui aksi korporasi ini, perseroan menargetkan perolehan dana segar sekitar Rp3,2 triliun. Dana tersebut direncanakan digunakan untuk ekspansi jaringan, penguatan infrastruktur digital, serta peningkatan kapasitas layanan data, yang ke depan diharapkan berdampak positif terhadap kinerja fundamental dan valuasi saham INET.

Rincian Rights Issue Saham INET:

  • Jumlah HMETD: 12,78 miliar lembar

  • Harga pelaksanaan: Rp250 per saham

  • Periode pelaksanaan: 8–22 Januari 2026

  • Target dana: Sekitar Rp3,2 triliun

Rights issue ini menjadi salah satu alasan meningkatnya atensi investor terhadap saham Sinergi Inti Andalan Prima, karena potensi ekspansi bisnis diyakini dapat mendorong pertumbuhan pendapatan jangka menengah.

Prospek Saham INET ke Depan

Dengan tren teknikal yang masih positif, arus dana asing yang deras, serta katalis korporasi berupa rights issue, saham INET dinilai memiliki peluang melanjutkan penguatan dalam waktu dekat. Namun demikian, investor tetap disarankan mencermati volatilitas pasar serta risiko dilusi akibat penerbitan saham baru.

Secara keseluruhan, pergerakan harga saham INET yang melonjak lebih dari 10% dalam sehari menegaskan bahwa saham INET hari ini menjadi salah satu saham paling menarik di sektor telekomunikasi. Jika sentimen positif berlanjut dan aksi korporasi berjalan sesuai rencana, saham INET berpotensi tetap menjadi incaran investor dalam beberapa pekan ke depan. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral