news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG)..
Sumber :
  • Antara

Aturan Baru BGN, SPPG Wajib Unggah Menu MBG Setiap Hari di Media Sosial

Seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta Badan Gizi Nasional untuk mengunggah menu lewat media sosial sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat.
Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB
Reporter:
Editor :

Kota Bandung, tvOnenews.com -Seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta Badan Gizi Nasional untuk mengunggah menu lewat media sosial sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sonny Sonjaya mengatakan informasi yang diunggah tidak hanya berupa menu makanan, tetapi juga mencakup kandungan gizi serta biaya penyediaan makanan dalam program MBG.

BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” kata Sonny di Bandung, Minggu.

Menurut dia, langkah tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program.

Adapun penerima manfaat program MBG antara lain ibu hamil, ibu menyusui, bayi, serta peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.

Sonny menambahkan masyarakat juga diperbolehkan menyampaikan protes secara langsung kepada SPPG apabila menemukan menu MBG yang dinilai tidak layak.

“Apabila tidak sesuai, masyarakat bisa protes. Itu salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas publik,” ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat juga dapat membagikan informasi tersebut di media sosial sepanjang bertujuan untuk perbaikan layanan dan disertai laporan kepada pihak SPPG terkait.

"Kalau untuk diviralkan (di media sosial), kan punya tujuan tertentu. Kalau tujuannya untuk memperbaiki, silakan datangi SPPG-nya, minta lakukan perbaikan. Tapi kalau tujuannya viralkan itu, ya bergantung kepada niatnya masing-masing. Kami tidak bisa melarang," kata dia.(ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral