news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Agung Suganda..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Kementerian Pertanian menyampaikan pasokan bahan pangan strategis hingga ternak kurban terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 14:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memastikan kondisi pangan nasional menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berada dalam status aman.

Tidak hanya stok beras yang disebut mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, ketersediaan hewan kurban juga dipastikan surplus ratusan ribu ekor.

Kementerian Pertanian menegaskan pasokan bahan pangan strategis hingga ternak kurban terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan, Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap ketahanan pangan nasional karena menyangkut kedaulatan negara.

“Ketersediaan pangan strategis berupa beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, daging dan telur ayam, gula konsumsi, dan daging sapi atau kerbau cukup aman dan terkendali,” ujar Agung dalam jumpa pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Pemerintah mencatat produksi beras nasional sepanjang 2025 mencapai 34,69 juta ton. Angka tersebut melonjak 4,07 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya dan memperkuat posisi cadangan beras pemerintah (CBP) yang kini mencapai 5,29 juta ton.

Jumlah tersebut disebut menjadi stok cadangan beras terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Selain beras, pemerintah juga mengklaim sejumlah komoditas pangan lain berada dalam kondisi surplus. Produksi daging ayam, telur ayam, hingga bawang merah disebut melampaui kebutuhan domestik bahkan sebagian telah menembus pasar ekspor.

Di sektor peternakan, pemerintah memastikan kebutuhan hewan kurban Idul Adha tahun ini dalam kondisi aman. Total potensi ketersediaan hewan kurban nasional mencapai 3.246.790 ekor, sementara kebutuhan masyarakat diperkirakan sekitar 2.355.470 ekor.

“Terdapat surplus sekitar 891.320 ekor sehingga secara nasional kondisi atau ketersediaan hewan kurban aman, cukup, dan terkendali,” tegas dia.

Secara rinci, stok sapi nasional mencapai 859.268 ekor dengan kebutuhan 791.452 ekor sehingga surplus 67.816 ekor. Sementara kerbau tersedia 33.952 ekor dengan kebutuhan hanya 12.914 ekor atau surplus 21.038 ekor.

Untuk kambing, pemerintah mencatat ketersediaan sekitar 1,4 juta ekor dengan kebutuhan 1,08 juta ekor atau surplus 332.861 ekor. Sedangkan domba mencapai 935.690 ekor dengan kebutuhan 466.086 ekor sehingga surplus 469.604 ekor.

Agung memastikan seluruh hewan tersebut telah memenuhi syarat kesehatan dan layak dijadikan hewan kurban.

Meski kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan meningkat 3,82 persen atau sekitar 86.727 ekor dibandingkan tahun lalu, pemerintah mengklaim distribusi ternak terus dikendalikan agar tidak memicu lonjakan harga di sejumlah daerah.

“Pemerintah terus melakukan pengaturan distribusi hewan kurban dari daerah produksi dan daerah surplus ke daerah-daerah yang masih minus agar pasokan merata dan harga juga terkendali,” pungkas dia. (agr/rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:54
04:43
03:53
02:15
05:05
04:06

Viral