news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham.
Sumber :
  • Istumewa

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dengan nilai Rp1,1 triliun atau setara dengan 31 persen laba bersih Tahun Buku 2025.
Kamis, 21 Mei 2026 - 00:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dengan nilai Rp1,1 triliun atau setara dengan 31 persen laba bersih Tahun Buku 2025.

Keputusan itu diambil oleh jajaran dewan komisaris dan direksi Jasa Marga dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026).

“Besaran dividen per lembar saham (Dividend Per Share/DPS) adalah sebesar Rp156,2, sama dengan DPS periode sebelumnya. Dividen tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date) 4 Juni 2026, dengan jadwal pembagian dividen pada 19 Juni 2026. Sisa laba bersih tahun 2025 Perseroan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan,” kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Rivan memaparkan Perseroan mencatat keberhasilan dalam menjaga core profit stabil di langka Rp3,7 triliun sepanjang Tahun 2025.

Ia menyebut pendapatan usaha turut meningkat 5,8 persen year on year (yoy) dengan catatan Rp19,8 triliun.

Keberhasilan itu didorong dengan kontribusi utam pendapatan tol sebesar Rp18,2 triliun disertai Rp1,6 dari pendapatan usaha lain.

Sementara, EBITDA Margin pada level 67,0 persen disusul EBITDA Perseroan yang tercatat meningkat dengan nilai Rp13,3 triliun. 

“Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan kinerja yang stabil dan resilien. Stabilitas core profit didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta didukung oleh keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban keuangan secara konsolidasi sebesar 10,5% (yoy) sebagai dampak positif dari aksi korporasi equity financing yang dilakukan pada akhir 2024," ungkapnya.

Rivan mengaku Perseroan kinerja kondisi optimis pada kinerja sepanjang Tahun 2026 ini.

Ia meyakini sepanjang Tahun 2026, Perseroan akan semakin kuat melalui implementasi berbagai inisiatif strategis yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan penguatan fundamental keuangan. 

“Kami akan mengupayakan peningkatan pendapatan dan EBITDA melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol secara terukur," kata Rivan.

"Kami yakin dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri jalan tol nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan dengan dukungan struktur keuangan yang semakin sehat, beban keuangan yang lebih terkendali, serta kinerja operasional yang solid,” pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:50
02:34
01:38:42
16:07
13:47
14:22

Viral