news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Investasi.
Sumber :
  • Istimewa

Fenomena Lipstick Effect dan Financial Anxiety di Tengah Tekanan Ekonomi, Pakar Ingatkan Bangun Ketahanan Finansial

Tekanan ekonomi memicu financial anxiety dan lipstick effect yang memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Pakar mengingatkan agar literasi keuangan masyarakat kian ditingkatkan.
Rabu, 15 Juli 2026 - 19:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tekanan ekonomi yang masih membayangi masyarakat membuat berubahnya perilaku sebagian orang dalam mengelola keuangan.

Salah satu fenomena yang kini kian terlihat adalah lipstick effect, yakni kecenderungan orang untuk membeli barang atau jasa dengan harga terjangkau yang mampu memberikan kepuasan emosional meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih.

Fenomena ini juga dapat terlihat dari tetap tingginya aktivitas di pusat perbelanjaan, kafe, hingga meningkatnya pembelian berbagai produk affordable luxury.

Bagi sebagian masyarakat, pengeluaran tersebut menjadi bentuk self-reward untuk meredakan tekanan akibat kondisi ekonomi.

Namun di saat saat yang sama, kenaikan biaya hidup, ketidakpastian ekonomi global, serta dinamika pasar tenaga kerja memicu meningkatnya financial anxiety atau kecemasan finansial.

Kondisi ini membuat sebagian orang mencari pelampiasan melalui konsumsi produk affordable luxury demi menjaga keseimbangan emosional.

Data Indonesia Millennial & Gen Z Report 2027 menunjukkan sebanyak 65,8% responden memilih menunda atau membatasi pengeluaran karena khawatir kondisi keuangan mereka akan memburuk di masa depan.

Sementara itu, 69,1% responden mengaku lebih membutuhkan konten yang memberikan solusi praktis mengenai pengelolaan keuangan dibandingkan narasi yang hanya berfokus pada risiko kemiskinan.

Temuan ini mengindikasikan bahwa financial anxiety tidak lagi hanya menjadi persoalan psikologis. Kondisi ini mulai memengaruhi berbagai keputusan ekonomi sehari-hari, mulai dari pola konsumsi, kebiasaan menabung, hingga strategi berinvestasi.

Sejumlah faktor dinilai menjadi penyebab meningkatnya financial anxiety. Di antaranya adalah kenaikan biaya hidup, kualitas lapangan kerja yang belum sepenuhnya mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja, serta tekanan sosial akibat budaya membandingkan gaya hidup di media sosial.

Merespons kedua fenomena tersebut, Direktur PT Insight Investments Management (IIM), Ria M. Warganda, menilai kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membangun ketahanan finansial di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.

Menurut Ria, lipstick effect dan financial anxiety menjadi respons psikologis yang wajar ketika masyarakat menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Dalam kondisi tersebut, banyak orang cenderung menunda keputusan keuangan bernilai besar dan memilih pengeluaran kecil yang mampu memberikan kepuasan emosional.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:12
01:26
05:21
06:10
00:56
04:23

Viral