- OIC Youth Indonesia
Mengenal Wakaf Produktif Plus Pengembangan Talenta Muda sebagai Strategi Jitu Lawan Kemiskinan
Salah satu contoh nyata yang kini tengah digarap adalah pemanfaatan dana wakaf untuk memasang panel surya (solar panel) di area masjid.
"Wakaf tidak boleh hanya sekadar dikampanyekan secara teoritis. Dampak nyatanya baru akan terasa ketika kita sendiri mulai mempraktikkannya dan memberikan keteladanan langsung kepada publik," tegas Rayan.
Atasi Masalah Kepercayaan Publik Lewat Transparansi dan Skema Blended Finance
Di sisi lain Islamic Finance Specialist Greget Kalla Buana menyoroti adanya jurang pemisah yang lebar antara potensi raksasa zakat-wakaf di Indonesia dengan realisasi pengumpulan dana di lapangan.
Hal ini terjadi akibat masih rendahnya literasi keuangan syariah serta minimnya kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola dana sosial keagamaan.
Guna mengatasi masalah pelik tersebut, Greget mendesak adanya transparansi total, akuntabilitas tinggi, serta sistem pengukuran dampak yang bisa dibuktikan secara ilmiah kepada para donatur.
Ia juga menawarkan solusi taktis berupa skema blended finance (keuangan campuran), yakni mengawinkan instrumen sosial Islam (zakat dan wakaf) dengan modal komersial swasta, dana CSR, filantropi, serta subsidi APBN pemerintah.
Pola kolaborasi ini diyakini mampu menghimpun modal raksasa guna mengentaskan kemiskinan ekstrem, perubahan iklim, hingga elektrifikasi wilayah pelosok nusantara.
Sesi diskusi penuh inovasi ini ditutup dengan pemberian cendera mata dari Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Islam KNEKS Ir. H. Putu Rahwidhiyasa, MBA.
Digelar maraton sejak 8 hingga 12 Juli 2026, D-8 Halal Expo Indonesia sukses menjadi panggung kolaborasi lintas sektor dalam memanfaatkan instrumen keuangan syariah demi kemakmuran bersama.