- YouTube Dedi Mulyadi
Peringatan Keras Dedi Mulyadi ke Jukir Liar, KDM: Hentikan, Kalau Tidak Akan Ditangkap!
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melontarkan peringatan tegas kepada para juru parkir liar yang masih nekat beroperasi di sejumlah titik fasilitas publik.
Pesan keras tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi7, pada Senin (23/3/2026).
Dalam video yang dibagikan, terlihat kondisi di kawasan tugu perbatasan baru antara Bandung dan Subang.
Area yang seharusnya menjadi ruang publik justru dimanfaatkan oleh oknum juru parkir liar untuk menarik uang dari pengendara yang berhenti di bahu jalan.
Fenomena ini menjadi sorotan karena dinilai merugikan masyarakat sekaligus mencederai fungsi fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.
- Instagram/dedimulyadi71
Terlebih, momen libur panjang kerap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan secara instan.
Dalam pesannya, Dedi Mulyadi terlebih dahulu menyapa masyarakat Jawa Barat yang tengah menikmati waktu liburan bersama keluarga.
“Assalamualaikum warga Jabar di mana pun Anda berada, selamat berlibur, berkumpul dengan keluarga dan menikmati kebahagiaan meski dengan hal-hal yang sederhana,” ucapnya.
Namun di balik ucapan tersebut, ia menegaskan larangan keras terhadap praktik parkir liar.
Ia meminta para pelaku untuk segera menghentikan aktivitasnya, terutama di area yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.
- YouTube Kang Dedi Mulyadi
“Saya ingatkan bagi mereka yang jadi tukang parkir dadakan atau tukang parkir liar dengan memanfaatkan fasilitas yang dibangun oleh Pemprov untuk mengambil keuntungan sendiri, mohon dihentikan ya,” tegas Dedi.
KDM—sapaan akrabnya—juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam.
Ia memastikan akan ada tindakan tegas bagi pelanggar yang masih membandel.
“Karena kami akan mengambil tindakan tegas! Saya sudah ingatkan, di area-area yang dibangun oleh Pemprov yang tiba-tiba digunakan oleh tukang parkir,” ujar KDM.
“Hentikan, kalau tidak akan ditangkap!” lanjutnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat serius dalam menertibkan praktik parkir liar, terutama di fasilitas umum yang seharusnya dinikmati secara gratis oleh masyarakat.