- Tangkapan layar instagram
WOW! NVIDIA Pamer Robot Bebek AI Seharga Rp6 Jutaan, Bisa Duduk, Tidur, hingga Bangkit Sendiri
Dalam demonstrasi NVIDIA, agen AI menjadi bagian dari alur kerja yang memungkinkan pengembang mengelola proses pelatihan robot. Sistem ini memperlihatkan bagaimana instruksi dan perangkat lunak AI dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan fisik mesin.
- Tangkapan layar instagram
RTX Spark, Omniverse, dan Isaac Lab Bantu Melatih Robot
Di balik gerakan MicroDuck, terdapat proses pelatihan yang menggabungkan komputasi AI dan simulasi. NVIDIA menunjukkan penggunaan RTX Spark bersama sejumlah teknologi robotika, termasuk Omniverse, Isaac Sim, dan Isaac Lab.
Melalui simulasi, pengembang dapat menguji perilaku robot dalam lingkungan virtual sebelum menerapkannya pada perangkat sungguhan. Pendekatan ini membantu proses eksperimen karena pengembang tidak harus mengulang setiap percobaan menggunakan robot fisik.
Salah satu metode yang dapat digunakan adalah reinforcement learning atau pembelajaran penguatan. Dalam pendekatan ini, sistem belajar melalui interaksi, umpan balik, dan pengulangan untuk menemukan tindakan yang menghasilkan perilaku sesuai tujuan.
CEO Hugging Face, Clem Delangue, menekankan tujuan menghadirkan robot yang lebih terjangkau dan terbuka bagi komunitas pengembang.
"Selamat datang di era robot terjangkau bersumber terbuka untuk mendemokratisasi AI fisik dan model dunia!" ujar Clem Delangue, dikutip dari The Verge melalui pemberitaan TechCrunch.
Konsep physical AI sendiri mengacu pada penerapan kecerdasan buatan pada mesin yang berinteraksi dengan lingkungan nyata, termasuk robot. Berbeda dari AI yang hanya menghasilkan teks atau gambar, sistem ini harus memperhitungkan gerakan, keseimbangan, sensor, dan kondisi fisik di sekitarnya.
Ketersediaan perangkat lunak open-source memungkinkan pengembang mempelajari kode, mengubah perilaku, dan berbagi hasil eksperimen. Meski demikian, keterbukaan perangkat lunak tidak otomatis menghilangkan kebutuhan terhadap pengetahuan pemrograman, perangkat pendukung, maupun komputasi untuk melatih model yang lebih kompleks.
Harga US$399 dan Chip Rockchip, Apa yang Membuatnya Menarik?
MicroDuck ditawarkan dengan harga awal US$399 sebelum pajak dan ongkos pengiriman. Pollen Robotics membuka pemesanan awal pada Agustus 2026, dengan pengiriman pertama ditargetkan sebelum Natal 2026.
Di dalamnya terdapat prosesor RK3566 buatan Rockchip, perusahaan semikonduktor asal China, yang dipadukan dengan akselerator AI. Menurut spesifikasi yang dipublikasikan Pollen Robotics, perangkat ini memiliki kapasitas akselerasi AI sekitar 1 TOPS untuk mendukung pemrosesan tertentu langsung di perangkat.