- youtube
Bukan Sembarang Sakit, Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat yang Boleh Buka Puasa Hanya jika Sakit...
tvOnenews.com - Apa saja sakit yang bisa mendapatkan keringanan untuk tidak ikut puasa Ramadhan?
Ada kalanya merasa sedang sakit tapi ragu-ragu untuk membatalkan puasa.
Takut dianggap dosa karena membatalkan puasa walaupun sedang sakit.
Di sisi lain, ada juga yang baru merasa pusing sedikit langsung membatalkan puasa.
Lantas mana yang benar?
Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustaz Adi Hidayat, berikut penjelasan tentang sakit dan puasa.
Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan tentang pendapat yang menerangkan soal puasa dalam kondisi sakit.
"Ada pendapat, yang pertama, ini tidak harus diikuti, yaitu orang yang mengeneralisir semua bentuk penyakit, yang penting sakit," ujar Ustaz Adi Hidayat.
"Karena ayatnya menyebut umum, jika ada di antara kalian sakit, enggak pernah disebutkan sakit apa, sedangkan kaidah mengatakan sepanjang hukum tidak ada yang khusus jangan pernah dikhususkan," lanjutnya.
Dengan pendapat ini, maka segala jenis sakit boleh buka puasa.
"Dari Ibnu Sirin pernah ada riwayat sampai kepada beliau, pernah beliau sakit dalam sakit itu kemudian makan, maka beliau beralasan jari saya lagi sakit," kata Ustaz Adi Hidayat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, pendapat ini tidak harus diikuti karena bisa ada banyak masalah yang muncul kemudian.
"Nah pendapat ini tidak harus diikuti karena kalau begini nanti banyak ibu-ibu buka, saat masak di dapur iris-iris bawang merah, ada yang keseleo di kantor buka," ujar Ustaz Adi Hidayat.
"Maka yang seperti ini perlu dijelaskan lebih lanjut," lanjutnya.
Maka menurut Ustaz Adi Hidayat, perlu diperjelas lagi apa pengertian sakit.
"Apa yang dimaksud dengan sakit di sini, diikat dengan kalimat yang sulit, sulit itu kan enggak mampu," kata Ustaz Adi Hidayat.
"Jadi dengan sakitnya ini membuat dia tidak mampu maksimal puasa," sambungnya.
Termasuk juga jika dipaksakan puasa maka bisa memperparah sakit.
"Bahkan dikhawatirkan dengan puasa nya itu bisa memperparah sakitnya," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat menerangkan lebih rinci sakit yang diperbolehkan untuk buka puasa atau tidak ikut puasa.